Mantan TKI, Kades Bojongjengkol Siap Wujudkan Desa Mandiri

oleh -
Dadan Sutisna

Wartawan Joko Samudro (SUROBOYO)

Kepala Desa (Kades) Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Dadan Sutisna tidak pernah bergeser dari tekadnya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warganya. Mantan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang pernah bekerja di Arab Saudi ini ingin memajukan Bojongjengkol dan mengubahnya menjadi desa yang mandiri penuh.

banner 970x90

“Saya ingin Desa Bojongjengkol ini menjadi desa yang maju dan berkembang menuju desa mandiri. Salah satu ciri desa mandiri adalah masyarakatnya sejahtera dan guyub rukun,” kata Dadang kepada wartawan,  Selasa (23/7/2019).

Sebagai mantan TKI, Dadan pernah merasakan pahit getirnya hidup di perantauan dalam jangka waktu yang panjang untuk menghidupi keluarga. Dirinya  pernah mukim di Arab Saudi selama 3 tahun sebagai TKI resmi yang tidak neko-neko. Dari hasil merantaunya itu, Dadan bisa membangun rumah yang megah untuk ukuran desa.

“Saya berbicara tentang TKI dari sudut pandang orang yang pernah mengalami hidup sebagai TKI,” ujar Dadan.

Saat ini, dia merasakan keperihatinan yang mendalam atas banyaknya perceraian yang menimpa keluarga TKI. Kejadian seperti ini tentu sangat menyedihkan, ujarnya, kasihan keluraga yang menunggu di rumah harus berantakan gara-gara perceraian.

“Padahal jangan sampai niatan kita menambah rezeki, malah jadinya memisahkan keluarga yang kita cintai di rumah. Itu tidak boleh terjadi,” tuturnya.

Kepada warganya yang berniat untuk mencari rezeki dengan menjadi TKI/TKW, dia menyarankan untuk mempelajari seluk-beluk kehidupan di negeri Arab. Rajin-rajinlah berdoa dan beribadah agar maksud dan tujuan dari niat merantau dapat mendatangkan rezeki yang halal dan berkah.

“Nanti kalau sudah di perantauan, sering-seringlah berkomunikasi dengan keluarga di rumah,” ujar Dadan. (*)

Print Friendly, PDF & Email