PNS dan Pegawai BUMD Wajib Bayar Zakat Melalui Baznas

oleh -
Para pejabat eselon II dan III Pemkab Sukabumi serta pimpinan BUMD dan BUMN menghadiri acara layanan pembayaran zakat di luar gaji dan tunjangan yang diselenggarakan oleh Baznas Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Usep Mulyana (KOWASI)

Para PNS dan pegawai BUMD di lingkungan Pemkab Sukabumi diwajibkan untuk menyalurkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Untuk pembayaran zakat profesi, prosedurnya bisa langsung dipotong dari gaji dan tunjangan untuk dibayarkan kepada Baznas Kabupaten Sukabumi.

banner 720x90

Demikian dikatakan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami pada peresmian layanan zakat oleh Baznas Kabupaten Sukabumi untuk pejabat eselon II dan III, pimpinan BUMD, dan pimpinan BUMN bertempat di Pendopo Sukabumi, Rabu (22/5/2019) lalu.

Layanan pembayaran zakat oleh Baznas tersebut, ujar bupati, merupakan kegiatan yang memiliki makna strategis untuk memberikan keteladanan kepada para PNS dan masyarakat umum dalam menunaikan Rukun Islam yang ke-5 yakni membayar zakat.

“Saya kembali mengingatkan para PNS untuk menyalurkan zakatnya langsung melalui Baznas. Semua perangkat daerah tidak perlu ragu untuk memotong gaji dan Tunjangan Kinerja Daerah para PNS yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” kata bupati.

Kegiatan layanan zakat di Pendopo itu dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, H. Adjo Sardjono. Untuk meningkatkan dan mengefektifkan pengumpulan zakat, ujar Marwan, dirinya telah mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pemungutan Zakat Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) ASN atau PNS.

Bupati mengharapkan gerakan layanan zakat di Pendopo bisa menjadi kebiasaan yang dilaksanakan setiap tahun dan diikuti oleh aghniya lainnya. Dengan kebersamaan membayar zakat, lanjutnya, Sukabumi religius dan mandiri akan bisa terwujud.

banner 720x90

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, HU. Ruyani menjelaskan, zakat yang diterima pada layanan zakat tersebut merupakan zakat di luar gaji dan tunjangan. Karena untuk zakat gaji dan tunjangan, dananya sudah dipotong langsung melalui bank.

“Pembayaran zakat yang dilayani pada kegiatan ini untuk zakat di luar gaji dan tunjangan.  Barangkali ada penghasilan di luar itu sehingga para ASN dan yang lainnya bisa menyalurkannya langsung kepada Baznas. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan ASN lainnya,” ungkap Ruyani.

Penyelanggaraan layanan zakat tersebut merupakan yang kedua kalinya. Tahun lalu, pesertanya terbatas hanya untuk bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah. Tahun ini dilibatkan pula para pejabat eselon II dan III serta pimpinan BUMD dan BUMN.

Di akhir acara, bupati menyerahkan zakatnya kepada Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email