Bupati Ajak Mahasiswa Sosialisasikan Program Pembangunan

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami memperlihatkan plakat yang diterimanya dari Ketua STAI Syamsul Ulum pada acara pembukaan Diklat KKN yang diikuti para mahasiswa STAI Syamsul Ulum.

Wartawan Usep Mulyana

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengajak para mahasiswa untuk mensosialisasikan program pembangunan yang dijalankan oleh Pemkab Sukabumi. Selain itu, bupati juga mengimbau para mahasiswa dan para pelaku pembangunan untuk mencermati setiap potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

Ajakan bupati itu disampaikan ketika meresmikan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diikuti para mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul Ulum Sukabumi bertempat di Pendopo Sukabumi, Minggu (21/7/2019). Ketika terjun ke tempat KKN di desa-desa, ujar bupati, para mahasiswa harus bisa menjelaskan program-program pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

“Para peserta KKN juga mesti menegaskan bahwa program Pemkab Sukabumi Sukabumi sesuai dengan Nawacita yaitu membangun dari desa agar masyarakat tertarik untuk ikut berpartisipasi di dalamnya,” kata Marwan.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan bahwa Diklat KKN dibutuhkan para mahasiswa sebelum melaksanakan KKN sebagai penguatan dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi di masyarakat. Mahasiswa dapat menjadi motivator bagi masyarakat di desa agar lebih siap menjawab tantangan ke depan. 

“Salah satu bentuk upaya membangun dari desa adalah  memberdayakan sumber daya alam dan potensi di desa agar dikelola dengan baik untuk mensejahterakan masyarakat. Kami mengharapkan KKN STAI Syamsul Ulum ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dan terlaksana dengan baik, lancar, dan sukses,” tutur bupati.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana KKN, Dr. H.A Suganda, M.Ag. menjelaskan, Diklat tersebut diselenggarakan dalam rangka menyamakan persepsi, sikap, dan langkah antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam optimalisasi pemberdayaan pelaksanaan KKN. Hal ini penting agar hasil dari KKN dapat memotivasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

KKN STAI Syamsul Ulum  diikuti 149 orang mahasiswa dari program studi Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah, Pendidikan Agama Islam, dan Manajemen Pendidikan Islam. Lokasi KKN di Kecamatan Cisaat, Cicantayan, dan Kecamatan Caringin yang meliputi 10 desa dari tanggal 22 Juli sampai dengan 22 Agustus 2019.

Sementara itu Ketua STAI Syamsul Ulum Sukabumi, Dr. H. Amir Syafrudin, M.M. menekankan pentingnya para mahasiswa untuk bisa mengaplikasikan ilmunya di masyarakat. Melalui KKN, ujar Amir, para mahasiswa bisa menerapkan ilmu dan memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat.

Pada pembukaan Diklat KKN itu, Amir menyerahkan jaket almamater dan plakat STAI Syamsul Ulum kepada Bupati Sukabumi. Di tempat kegiatan tampak hadir Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Pendidikan, Kabag Sosial dan Kegamaan Setda Kabupaten Sukabumi, dan civitas akademika STAI Syamsul Ulum. (*)

Print Friendly, PDF & Email