Sekda Ingin Pastikan PSBB di Palabuhanratu Berjalan Lancar

oleh -
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri (tengah) menyampaikan arahan kepada pegawai kantor Kecamatan Palabuhanratu dan tim gugus tugas Covid-19 dalam monitoring pelaksanaan PSBB di Palabuhanratu.

Wartawan M. Ridwan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri menggelar monitoring dalam rangka memastikan pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Palabuhanratu berjalan lancar. Kegiatan tersebut diawali dengan monitoring pelaksanaan test PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk Covid-19 di RSUD Palabuhanratu.

banner 970x90

“Kami memantau dan mengecek langsung kesiapan fasilitas penanganan Covid-19 di rumah sakit. Selain itu untuk mengevaluasi PSBB di wilayah Kecamatan Palabuhanratu yang dilaksanakan secara parsial,” kata Sekda Iyos ketika ditemui di tengah kegiatan monitoring di Kantor Kecamatan Palabuhanratu, Senin (22/6/2020).

Sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, sekda akan selalu berupaya agar semua fasilitas dan program penanganan Covid-19 tidak mengalami hambatan dan gangguan. Dia menginginkan pelaksanaan PSBB di Palabuhanratu dapat berjalan sesuai aturan dan rencana.   

“Kesiapan peralatan seperti PCR di rumah sakit dan ketaatan masyarakat terhadap aturan protokol kesehatan merupakan hal yang penting untuk mewujudkan tujuan PSBB,” ujar Iyos.  

Pada bagian lain sekda meminta masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada menghadapi penyebaran Covid-19.  Hal ini dapat dilakukan dengan cara memperketat protokol kesehatan.

“Masyarakat harus selalu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan,” tambahnya. 

PSBB tahap IV akan berakhir pada tanggal 26 Juni 2020 mendatang. Dia mengajak seluruh masyarakat untuk berjuang dan berusaha dengan sekuat tenaga agar di wilayah Kabupaten Sukabumi tidak ada lagi kasus Covid-19. Semua masyarakat di Kabupaten Sukabumi dalam keadaan sehat walafiat. 

“Kita punya harapan, nanti terakhir tanggal 26 Juni, tidak ada lagi perpanjangan  PSBB. Mudah-mudahan tingkat kesembuhan meningkat dan tidak ada lagi kasus Covid-19 yang baru,” ungkap Iyos. (*)  

Print Friendly, PDF & Email