Peluang Usaha Budi Daya Jagung Hibrida Sangat Prospektif

oleh -
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri bersama Direktur Pembiayaan Pertanian, Indah Megahwati melakukan gunting pita pada peresmian penanaman jagung hibrida di Kecamatan Cikakak.

Wartawan Nanang Setiana

Peluang usaha dari budi daya jagung hibrida sangat prospektif bagi perekonomian masyarakat, khususnya para petani. Permintaan pasar terhadap jenis jagung hasil persilangan tersebut masih tinggi dengan harga jual di kebun yang menguntungkan petani.

banner 970x90

Dengan demikian selayaknya pengembangan komoditas jagung hibrida perlu terus didorong, baik dari sisi input, onfarm, penanganan panen dan pascapanen, serta pemasarannya. Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri pada peluncuran penanaman jagung hibrida di Kampung Cigarung, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/6/2020).

“Dalam pengembangan budi daya jagung hibrida ini diperlukan kerja sama dan sinergitas petani, mitra kerja, pelaku usaha, pemerintah, dan stakeholders lainnya. Para petani harus diberi pelayanan terbaik dalam hal perencanaan, pembudidayaan, pengendalian obat organisme pengganggu tanaman, dan OPT, penanganan panen-pascapanen, dan pemasarannya,” ujar Iyos. 

Penanaman jagung hibrida itu merupakan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) mandiri binaan PT Rahayu Auliya Putri Sukabumi. Peresmian penanaman jagung hibrida dilakukan sekda bersama Direktur Pembiayaan Pertanian pada Ditjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian, Indah Megahwati.

“Kami pun mengharapkan para petugas pembina pertanian mulai tingkat desa sampai kabupaten senantiasa melakukan pembinaan, pendampingan, dan terus mengawal seluruh rangkaian kegiatan budi daya jagung hibrida sesuai tugas dan kewenangannya,” tutur sekda.

Direktur Pembiayaan Pertanian menyampaikan apresiasi pada program KUR mandiri untuk penanaman jagung hibrida tersebut. Indah mengatakan, pihaknya akan membantu permodalan kepada para petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya.

Pada acara peresmian itu dilaksanakan penyerahan polis asuransi usaha tani jagung. Selain itu Sekda dan Indah menyerahkan bibit pioner dan pupuk cair Jos Argo.

Setelah peluncuran, sekda bersama para pejabat daerah dan pejabat Kementerian Pertanian mengikuti penanaman benih jagung hibrida bersama petani.

Direktur Utama PT Rahayu Auliya Putri, KH. Arruyani mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya hadir di tengah masyarakat untuk membantu petani di wilayah Kabupaten Sukabumi untuk mengembangkan budi daya jagung hibrida dengan memberikan kemudahan dalam memperoleh KUR. (*)  

Print Friendly, PDF & Email