Bupati: Pemda Serius Mencegah Praktik Rentenir Berkedok Koperasi

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami ketika menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi terhadap empat raperda pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Nanang Setiana

Pemda Kabupaten Sukabumi selalu sungguh-sungguh melakukan upaya untuk mencegah praktik rentenir yang mengatasnamakan koperasi. Sejalan dengan itu aparat pemda serius menertibkan para pelaku praktik rentenir yang berlindung di balik koperasi simpan pinjam.  

banner 970x90

Hal itu dikatakan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami ketika menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang Pemberdayaan Koperasi pada rapat parpurna di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Jalan Jajaway Palabuhanratu, Senin (22/6/2020).

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara.

Salah satu langkah yang dilakukan Pemkab Sukabumi terkait praktik rentenir bekredok koperasi itu adalah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap koperasi yang bergerak di bidang simpan pinjam. Koperasi-koperasi tersebut, ujar bupati, didorong untuk menjalankan usaha sesuai dengan prinsip dan jati diri koperasi.

“Kami juga mengimbau kepada kelompok-kelompok pelaku usaha agar membentuk koperasi untuk mempermudah akses permodalan dan dalam upaya meningatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata bupati.

Koperasi, ujar bupati, harus menjadi penyangga utama atau soko guru perekonomian rakyat. Tujuan inilah yang dijadikan bahasan pokok dalam Raperda tentang Pemberdyaan Koperasi.

“Hal ini tentu harus menjadi perhatian kita semua untuk meningkatkan peran dan fungsi koperasi sesuai dengan jati diri koperasi yang berasaskan kekeluargaan dan profesionalisme,” kata bupati. 

Pada rapat paripurna tersebut, bupati juga menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi terhadap tiga raperda lainnya yaitu Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang Bagian Wilayah Perencanaan Kawasan Perkotaan Cisaat Tahun 2020-2040, Raperda tentang Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor, dan Raperda tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. (*)

Print Friendly, PDF & Email