Hari Gizi, Bupati Instruksikan Penanggulangan Stunting

oleh -
Pada acara peringatan Hari Gizi Nasional tingkat Kabupaten Sukabumi di Palabuhanratu, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menginstruksikan jajarannya untuk lebih bersungguh-sungguh dalam upaya pencegahan stunting.

Wartawan Usep Mulyana (KOWASI)

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menginstruksikan jajarannya, terutama yang bekerja di bidang kesehatan untuk lebih bersungguh-sungguh dalam mengambil langkah penanggulangan kasus stunting atau gizi buruk pada anak. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah dan menghilangkan kasus stunting di wilayah Kabupaten Sukabumi. 

banner 970x90

“Program penanggulangan stunting harus segera tersosialisasikan dengan baik sehingga ke depan tidak ada lagi kasus stunting di Kabupaten Sukabumi,” kata Bupati Sukabumi saat menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-59 di Alun-alun Palabuanratu, Senin (22/4/2019).

Stunting dapat mengakibatkan daya tangkap berkurang, mudah sakit, dan fungsi tubuh tidak seimbang.  Bupati meminta seluruh pelaksana pada berbagai kegiatan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi untuk melaksanakan kewajiban dan pekerjaannya secara maksimal agar dapat menjawab harapan masyarakat, terutama untuk masalah yang terkait dengan kasus stunting.

“Jangan hanya gara gara kapitasi atau tunda pembayaran, pegawai tidak melaksanakan tugas dengan sigap dan tidak memberikan pengetahuan serta tidak melaksanakan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” ujarnya.

Begitu tingginya perhatian terhadap kasus stunting, bupati sempat membacakan pantun pada bagian penutup pidatonya. Pantunnya itu berisi ajakan kepada aparat pemerintah dan masyarakat untuk menjaga anak-anak dari serangan stunting.

“Ke pasar baru beli batik, ke pasar baru beli kepiting, untuk Kabupaten Sukabumi lebih baik, mari bersama kita cegah stunting,” kata dia. 

Peringatan HGN tahun ini mengambil tema “Bersama mencegah stunting melalui kemandirian gizi keluarga, membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi”. Kepala Dinkes Kabupaten Sukabumi, Didi Supardi, mengharapkan, peringatan HGN dapat meningkatkan komitmen dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan gizi masyarakat dalam upaya mencegah stunting.

“Komitmen ini juga berlaku bagi aparatur atau lembaga yang bergerak di berbagai sektor di bidang kesehatan,” ujar Didi.

Pada peringatan HGN tersebut, Pemkab Sukabumi menyerahkan penghargaan kepada 4 kecamatan dan 10 desa yang berkomitmen tinggi dalam upaya penanggulangan stunting pada tahun 2018.

Empat kecamatan yang meraih penghargaan terdiri dari  Kebonpedes, Cidahu, Bantargadung, dan Palabuhanratu. Adapun 10 desa yang menerima penghargaan tersebut terdiri dari Pondokkasotengah, Kebonpedes, Bantargadung, Mangunjaya, Bojonggaling, Limusnunggal, Bantargebang, Bojongsari, Pasirsuren, dan Cidahu. (*)

Print Friendly, PDF & Email