Peserta Latihan Grup I Kopassus Gelar Bakti Sosial di Palabuhanratu

oleh -
Komandan Latihan Grup I Kopassus, Mayor Inf. Wahyu Utomo menyerahkan paket sembako kepada para anak yatim dan kaum dhuafa sebelum memulai latihan tingkat detasemen operasi komando raid.

Wartawan M. RIDWAN 

Peserta latihan satuan (latsat) tingkat detasemen operasi komando raid Grup I Kopassus, Serang menggelar bakti sosial pembagian sembako dan pengobatan gratis di Palabuhanratu, Jumat (22/3/2019). Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Nurul Iman Kampung Gang Lumbung RW 14, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan tradisi di lingkungan kami sebelum dimulainya latihan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan warga yang tinggal di sekitar lokasi latihan,” kata salah seorang perwira menengah komandan latihan di lingkungan Grup I Kopassus, Mayor Inf. Ginanjar Wahyu Utomo ditemui di lokasi bakti sosial. 

Sembako yang dibagikan sebanyak 80 paket yang diberikan langsung kepada para anak yatim dan kaum dhuafa, sedangkan pengobatan gratis ditujukan kepada masyarakat umum. Baik pembagian sembako maupun pengobatan gratis, ujar Mayor Ginanjar, bertujuan untuk meringankan beban warga sekitar.

“Doakan kami, semoga selama melaksanakan latihan mendapat kelancaran dan selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ungkapnya.

Bakti sosial seperti itu di Palabuhanratu merupakan yang kedua kalinya. Kegiatan yang pertama dilaksanakan tahun 2017. Lokasi latihan triwulan I tahun 2019 membentang dari Bayah di Banten sampai Palabuhanratu. Latihan tingkat detasemen itu berlangsung selama satu bulan.

Di lokasi bakti sosial tampak hadir para perwira, bintara, dan tamtama dari Grup I Kopassus. Di antara hadirin juga terlihat Koramil Palabuhanratu, Kapten Inf. Dudung beserta jajarannya.

Sementara Ketua RW 14 Kelurahan Palabuhanratu, Dudung menyampaikan terima kasih atas kebaikan hati keluarga besar Grup I Kopassus yang telah menggelar bakti sosial di wilayah yang dipimpinnya. Bakti sosial tersebut, ujar Dudung, sangat berarti bagi warga yang kurang mampu karena mereka terbantu dalam pengadaan sembako dan pengobatan. (*)

Print Friendly, PDF & Email