Rumah Pasutri Lansia di Cijengkol Habis Separuhnya Dilalap Si Jago Merah

oleh -
Kepala Desa Cijengkol Haer Suhermansyah (kanan) dan pemilik rumah yang terbakar Ajid di tengah reruntuhan rumah yang dilanda kebakaran.

Wartawan Joko Samudro/Aep Saepudin

Rumah pasangan suami istri (pasutri) berumur sepuh, Ajid (68) dan Ikoh (62) di Kampung Nenggeng, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi habis dilalap si jago merah.

banner 970x90

Di tengah udara dingin menjelang musim kemarau, rumah tersebut dilanda kebakaran yang terjadi Selasa (21/7/2020) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Dalam kebakaran itu, setengah dari rumah Ajid habis dilalap api.

Kepala Desa Cijengkol Haer Suhermansyah yang ditemui wartawan di lokasi kebakaran pagi harinya menyebutkan, kemungkinan sumber api dari konsleting arus listrik. Percikan api dari kabel membakar material bangunan yang mudah terbakar hingga akhirnya membesar dan menghanguskan rumah dan isinya.

“Tidak ada korban jiwa pada musibah ini. Penghuni rumah bisa meloloskan diri dari kobaran api. Pak Ajid kehilangan seluruh harta benda yang ikut terbakar,” tutur Haer.

Berdasarkan pantauan di tempat kabakaran, api membakar separuh dari rumah Ajid. Api tidak sampai menjalar ke bagian rumah lainnya dan rumah tetangga karena warga sekitar dapat memutus rantai penyebaran api.   

“Warga bergotong royong ikut memadamkan api yang berkobar di rumah Pak Ajid,” tutur Haer.

Salah satu harta Ajid yang cukup berharga yakni sepeda motor jenis Honda Spacy bernopol F 2084 UC habis bagian depannya dimakan api. Kendaraan roda dua itu dalam posisi terparkir di dalam rumah ketika api menguasai rumah Ajid.

“Kerugian diperkirakan mencapai 45 juta rupiah, kurang lebih. Untuk pastinya harus dihitung dengan cermat,” ujar Haer.

Di rumahnya pasutri Ajid-Ikoh ditemani salah satu putranya. Kades Haer langsung menyampaikan laporan atas musibah yang menimpa warganya itu kepada Pemkab Sukabumi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Alhamdulillah ada respon dari pemda. Semoga rumah Pak Ajid dan Bu Ikoh yang dilanda musibah bisa segera mendapatkan bantuan,” kata Haer. (*)

Print Friendly, PDF & Email