Warga PNG Pertahankan Aktivitas Rutin Nirwana Bike

oleh -
Berjalan beriringan dalam posisi berbanjar merupakan ciri khas komunitas Sepeda Nirwana Bike ketika berada di jalan raya untuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Banyak cara melepas kepenatan di akhir pekan setelah satu minggu penuh menghabiskan waktu untuk kegiatan rutin sehari-hari. Warga Perumahan Nirwana Graha (PNG) di Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi mengisinya dengan bersepeda keliling kota hingga tembus ke perbatasan dengan Kabupaten Sukabumi. 

banner 970x90

“Kegiatan ini rutin dilakukan setiap akhir pekan sebelum memasuki hari kerja keesokan harinya. Banyak rute yang telah kami tempuh di Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi,” kata tokoh warga PNG, Uus Firdaus kepada wartawan di sela istirahat  dalam perjalanan bersepeda dengan warga lainnya di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Ahad (21/6/2020).

Untuk mempertahankan rutininas aktivitas bersepeda itu, Uus dan para tetangganya membentuk komunitas Sepeda Nirwana Bike. Uus sendiri yang menjadi ketuanya. Kehadiran komunitas ini telah ikut meramaikan khazanah persepedaan di Sukabumi. Rombongan Sepeda Nirwana Bike selalu hadir di rute-rute favorit para penggemar sepeda.

Pada kegiatan Ahad ini, anggota menempuh rute perbatasan Desa Mangkalaya di  Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi melewati JLS. Pesertanya sekitar 20 orang yang berasal dari dewasa dan anak-anak.

“Walaupun masih di tengah kondisi pandemi Covid-19, olahraga sepeda tetap banyak peminatnya. Kegiatan olahraga ini bisa dilakukan bareng-bareng untuk mencari keringat dan kebahagiaan bersama,” ujar Uus yang juga menjabat Ketua DKM Masjid Al-Mumtaz di lingkungan PNG.

Dalam kegiatan Nirwana Bike ini, kata dia, para peserta lebih mengutamakan kebersamaan. Jika ada anggota yang kelelahan, semua peserta kompak untuk beristirahat.

“Kami bukan atlet, tujuan kegiatan ini hanya untuk berolahraga guna menjaga stamina dan memperkuat daya tahan tubuh. Kalau ada warung, kami  berhenti dulu sebab yang penting semua berbahagia,” ucapnya.

Salah satu peserta Eko menambahkan, dalam olahraga bersepeda, para pemula jangan memaksakan diri kalau sudah lelah. Jalur jalan di Sukabumi sebagian besar berbentuk tanjakan dan turunan. Jika sudah lelah tetap memaksakan diri, pesepeda bisa habis tenaga dan bukan tidak mungkin kena serangan jantung.  

Untuk mendukung kegiatan Nirwana Bike, Eko membeli sepeda khusus dari pejualan lelang di Jakarta karena harga di Sukabumi masih tinggi. (*)

Print Friendly, PDF & Email