Raih Dua Biru, PSBB Dicabut, Operasional Toko Tetap Dibatasi

oleh -
Arus lalu lintas di perempatan Jalan Jenderal Ahmad Yani-Stasiun Timur-Jalan Zainal Zakse Kota Sukabumi dalam keadaan cukup sibuk setelah status PSBB tidak diberlakukan.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Prestasi Kota Sukabumi dalam melaksanakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) mendapatkan apresiasi dari Pemprov Jabar. Dalam penilaian PSBB yang berlangsung dari 6 Mei hingga Selasa (19/5/2020), Kota Sukabumi meraih nilai dua biru. Dengan nilai itu, kota ini tidak perlu melanjutkan PSBB.

banner 970x90

Kepada wartawan, Kamis (21/5/2020), Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi mengatakan, kalau ditanya PSBB sudah dicabut atau belum,  PSBB-nya memang sudah dicabut. Tetapi, kebijakannya dialihkan menjadi pengetatan untuk bidang-bidang tertentu.

“Pemkot Sukabumi tetap melakukan pembatatan waktu untuk toko, mall, dan toko swalayan yang menjual komoditas di luar bahan pokok penting. Penutupan beberapa ruas jalan juga tetap berlaku,” jelas wali kota.

Kebijakan pengetatan itu akan diawasi pelaksanaannya untuk mengantarkan Kota Sukabumi meraih level satu atau warna hijau yang berarti aman dari pandemi Covid-19.

Dengan level dua biru, Fahmi mengharapkan Kota Sukabumi dianggap sudah off break dalam kasus Covid-19. Harapannya itu ditunjang dengan grafik kasus Covid-19 yang cenderung mendatar, tidak ada kenaikan lagi.

“Kami juga tetap akan melakukan pemeriksaan rapid test di titik keramaian secara masif. Langkah ini untuk memastikan kondisi biru di level dua tetap terkendali,” ujarnya.

Dengan level dua biru, lanjut Fahmi, Kota Sukabumi diperkenankan untuk melonggarkan aktivitas perekonomian dan kegiatan di kawasan area publik. Tapi tetap dengan pengetatan-pengetatan agar masyarakat tidak euforia menghadapi kondisi yang terjadi. (*)

Print Friendly, PDF & Email