Pagi Dapat Dua Biru, Sore Kasus Positif Covid-19 Bertambah Tiga Orang

oleh -
Data termutakhir perkembangan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi pada Kamis, 21 Mei 2020.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Perkembangan kasus Covid-19 di Sukabumi seakan berkejaran dengan status PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang ditetapkan Pemkot Sukabumi. Kamis (21/5/2020) pagi, Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi mengumumkan kedigjayaan Kota Sukabumi dalam melaksanakan PSBB dengan meraih nilai dua warna biru dari Gubernur Ridwan Kamil, selepas tengah hari beredar rilis data yang menyatakan terjadi penambahan kasus positif  Covid-19 sebanyak 3 orang.

banner 970x90

Dengan raihan dua biru, Kota Sukabumi tidak perlu memperpanjang PSBB. Kebijakan PSBB dialihkan pada pengetatan-pengatatan terhadap kegiatan lain di masyarakat. Jam operasional toko tetap dibatasi dan ruas-ruas jalan tertentu ditutup untuk kendaraan bermotor.

Wali Kota pun menyampaikan harapannya, Kota Sukabumi segera memasuki level 1 dengan status warna hijau yang artinya aman dari Virus Corona. Dia optimis tentang hal itu karena grafik kasus Covid-19 terus melandai dari hari ke hari.

Raih Dua Biru, PSBB Dicabut, Operasional Toko Tetap Dibatasi

Namun Virus Corona seolah tidak peduli dengan status penilaian oleh Gubernur Jawa Barat dengan nama-nama warna. Virus ini tetap meradang dan menyerang sehingga per hari ini muncul tiga kasus baru positif Covid-19.

“Pasien positif  Covid-19 bertambah, 2 perempuan dan 1 laki-laki. Semuanya penduduk dewasa. Mereka berasal dari Karamat, Selabatu, dan Sriwedari,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Perecepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Wahyu Handriana dalam wawancara lewat fasilitas aplikasi pesan lintas platform WhatsApp pada Kamis siang.

Ketiga pasien itu ada kaitan dengan institusi kenegaraan yang pernah diserang Virus Corona. Dengan penambahan tiga orang tersebut, jumlah total pasien Covid-19 positif menjadi 61 orang, asalnya pada Rabu mencapai 58 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 28 orang dinyatakan telah sembuh.

Sementara Orang dalam Pemantauan (ODP) mencapai 271 orang, tidak bertambah dibandingkan Rabu. Dari jumlah ODP itu, sebanyak 259 orang telah selesai pemantauan dan 12 orang masih dalam proses pemantauan.

Adapun Pasien dalam Pengawasan (PDP) mencapai 40 orang juga tidak bertambah dibandingkan kemarin. Dari jumlah itu, 38 dinyatakan telah sembuh (asalnya 36 orang) dan 2 orang masih dalam pengawasan (asalnya 4 orang). (*)

Print Friendly, PDF & Email