BI Luncurkan Mobil Penukaran Uang Terpadu

oleh -
Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami menunjukkan lembaran uang baru pada peresmian mobil penukaran uang terpadu. Acara peresmian program penukaran uang itu dihadiri Deputi Direktur BI Perwakilan Jawa Barat, Imaddudin Sahabat (kanan) dan Pincab Bank BJB Sukabumi, Graha Noviana (kiri).

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Bank Indonesia (BI) meluncurkan operasional mobil pelayanan penukaran uang terpadu di area Lapang Merdeka, Selasa (21/5/2019). Peresmian sarana penukaran uang tersebut dipimpin oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami bersama Deputi Direktur BI Perwakilan Jawa Barat,  Imaddudin Sahabat. 

Sebelum acara dimulai, ratusan warga tampak mengantre di sekitar mobil penukaran uang tersebut. Mereka berminat untuk menukarkan uang lama menjadi uang yang baru atau menjadi pecahan yang lebih kecil.

“Banyaknya warga yang menukarkan uang merupakan salah satu parameter kesejahteraan masyarakat. Mereka sangat antusias menyambut Lebaran,” kata Andri saat menyampaikan sambutan pada peresmian mobil penukaran uang tersebut.   

Semula, ujar Andri, dirinya merasa khawatir, minat warga untuk menukar uang akan menurun. Namun, nyatanya warga sangat antusias untuk menukarkan uang dari pecahan besar menjadi pecahan yang lebih kecil. Melalui kegiatan penukaran uang, pihak perbankan memenuhi kebutuhan masyarakat di samping dapat mempromosikan produk mereka.

“Semoga adanya layanan ini bisa membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan uang baru yang akan dibagikan pada saat Lebaran nanti,” ujarnya.

Sementara Deputi Direktur BI Perwakilan Jawa Barat,  Imaddudin Sahabat mengatakan, dalam layanan uang tunai, BI memberikan kas titipan hanya kepada dua daerah di Jawa Barat yaitu Kota Sukabumi sebesar Rp108 miliar dan Subang sebesar Rp14 miliar. Hal ini menunjukkan, pertumbuhan ekonomi di Kota Sukabumi cukup pesat.

“Launcing mobil pelayanan penukaran uang terpadu ini pertama kali dilaksanakan di  Sukabumi,” ujar Imaddudin.

Di Jawa Barat terjadi peningkatan kebutuhan uang tunai untuk Idul Fitri yakni mencapai hampir 9 persen. Khusus di Jawa Barat BI mengeluarkan dana hingga Rp24,4 triliun,  sedangkan secara nasional Rp218 triliun.

Dalam proses penukaran uang, BI memberlakukan pembatasan bagi setiap orang sebesar Rp3 juta. Hal ini untuk mencegah munculnya spekulan jasa penukaran uang. Imaddudin memperkirakan, pecahan yang menjadi favorit pada penukaran uang itu adalah Rp5 ribu dan Rp10 ribu yang akan dibagi-bagikan pada hari Idul Fitri.

Peluncuran mobil penukaran uang di Lapang Merdeka itu dihadiri Kepala BPKD Kota Sukabumi, Dida Sembada dan Ketua BMPD  (Badan Permusyawarahan Perbankan Daerah)  Sukabumi yang juga Pincab Bank BJB Sukabumi, Graha Noviana.

Pada kesempatan itu, Graha menerangkan, dalam program penukaran uang terdapat 23 bank di Kota Sukabumi yang  akan ikut memberikan pelayanan. Nantinya dana sebesar Rp108 Miliar dibagi secara merata kepada bank peserta sesuai aturan dari BI.

“Kami siap melayani masyarakat di sini atau di bank masing-masing untuk penukaran uang,” ujar Graha. 

Untuk Bank BJB Sukabumi sendiri, tambah dia, jajarannya akan meningkatkan pelayanan dengan optimalisasi ATM yang tersebar di 24 titik di wilayah Kota Sukabumi.  Kas Bank BJB libur mulai 3 Juni dan operasional lagi tanggal 10 Juni 2019, tapi ATM-nya tetap beroperasi penuh.

Bank BJB Cabang Sukabumi menerima titipan dana segar sebesar Rp250 miliar dari BI untuk diputarkan. (*)

Print Friendly, PDF & Email