Sukses Siskeudes, Bupati Diundang Kemenko PMK

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menerima penghargaan dari Kemenko PMK atas keberhasilannya mengaplikasikan Siskeudes di desa-desa yang menunjang kemajuan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Usep Mulyana

Pemkab Sukabumi memanjakan pemerintah desa untuk memudahkan penyampaian laporan keuangan sehingga dapat menunjang percepatan pembangunan di desa. Salah satunya dengan penerapan program Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) untuk mengefektifkan dan mengefisienkan pengelolaan keuangan desa.

banner 970x90

“Kami juga membentuk klinik keuangan desa dan forum atau grup konsultasi pengelolaan keuangan desa. Semua itu kami jalankan untuk memberikan kemudahan kepada perangkat desa,” kata Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami setelah mengikuti peluncuran program untuk desa di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Senin (19/8/2019).

Bupati hadir di Kemenko PMK sebagai undangan khusus mewakili daerah-daerah se-Indonesia sebagai percontohan pemda yang telah menjalankan sistem Siskeudes. Nama kegiatan yang diikuti bupati tersebut adalah peluncuran interkoneksi online Monitoring Sistem Pembendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN), Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), dan Sistem Koordinasi Pembangunan Desa.

Dengan luas wilayah terbesar di Jawa Barat, Kabupaten Sukabumi dinilai sukses menerapkan program tersebut.

Selain itu, ujar bupati, Pemkab Sukabumi mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Monitoring Keuangan Desa atau Simondes. Dengan berbagai upaya yang dilakukan pemda untuk memberikan kemudahan ke desa-desa dalam pengelolaan keuangan, pembangunan di Kabupaten Sukabumi mengalami kemajuan yang cukup signifikan.

“Keberhasilan pembangunan yang tercapai saat ini dapat diwujudkan bukan tanpa perjuangan karena di dalam perjalanannya muncul berbagai kendala, terlebih Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terluas di Jawa Barat,” tutur Marwan.

Dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, lanjutnya, diperlukan SDM yang kompenten serta dukungan sarana teknologi informasi yang memadai. Begitu juga dalam menerapkan aplikasi Siskeudes, dukungan teknologi yang salah satunya ketersediaan sinyal internet mutlak harus ada.

“Dengan tersedianya jaringan internet,  tidak ada lagi desa mengalami blank sport yang harus mendatangi desa yang ada sinyalnya untuk menyampaikan laporan keuangan melalui sistem aplikasi,” jelasnya.

Kegiatan di Kemenko PMK itu dihadiri pejabat eselon II dan III Kementerian PMK, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, BPKP,  dan unsur lainnya. Peresmiannya oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan pada Kemenko PMK, Sonny Harry B. Harmadi. 

Pada kesempatan itu, Sonny mengatakan, aplikasi yang diluncurkannya  merupakan penyederhanaan dalam proses pelaporan dan pertanggungjawaban anggaran desa. Dia harapkan, dua aplikasi OMSPAN dan Siskeudes langsung terkoneksi. (*)

Print Friendly, PDF & Email