Wabup Apresiasi Produk Penangkal Virus dari Balittri

oleh -
Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Adjo Sardjono dengan Kepala Balittri Dr. Tri Joko Santoso, S.P., M.Si. dan jajaran terlibat dialog interaktif seputar tanaman industri dan penyegar.

Wartawan Nanang Setiana Aep Saepudin

Jajaran Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Puslit Perkebunan Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian berkunjung ke Pendopo Sukabumi, Senin (20/7/2020). Dalam kunjungannya itu, para peneliti dari Balittri yang berkantor di Parungkuda itu diterima oleh Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Adjo Sardjono.

banner 970x90

Dalam pertemuan di Pendopo, Wabup bersama Kepala Balittri Dr. Tri Joko Santoso, S.P., M.Si. membahas berbagai produk yang dihasilkan oleh Balittri, salah satunya produk herbal penangkal virus. Wabup pun menaruh perhatian khusus pada produk ini.

Pada kesemepatan itu, Adjo menyatakan, di masa pandemi Covid-19 ini, masyarakat kesulitan mendapatkan alat pelindung diri karena harganya mahal dan barangnya langka. Adanya produk seperti penangkal virus dan handsanitizer dari Balittri, ujar dia, harus segera disosialisasikan kepada masyarakat.  

“Saya atas nama Pemda Kabupaten Sukabumi sangat mengapresiasi hadirnya produk-produk dari hasil penelitian Balittri ini. Tentunya merupakan kewajiban kami untuk secara aktif mensosialisasikannya kepada masyarakat,” kata wabup. 

Pemkab Sukabumi, lanjut dia, akan melakukan berbagi upaya agar kerja sama dan kolaborasi dengan Balittri bisa terbangun lebih erat mengingat  Kabupaten Sukabumi memiliki areal pertanian yang luasnya memadai dan produktif. Kerja sama ini harus diarahkan untuk  pengembangan komoditas yang prospektif untuk kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Tri Joko dalam paparannya menjelaskan, balai yang dipimpinnya menangani sekitar 15 komoditas dengan tanaman utama kopi,  kakao, dan teh. Selama masa pandemi Covid-19, Balittri juga melakukan penelitian terhadap tanaman-tanaman terentu yang memiliki kandungan zat yang bisa menangkal virus.

“Hasil dari penelitian kami menghasilkan produk seperti penangkal virus, minyak angin roll on, handsanitizer, dan makanan.  Kami berharap bisa bekerja sama dan berkolaborasi dengan Pemda Kabupaten Sukabumi untuk pengembangan produk ini,” kata Tri Joko. (*)  

Print Friendly, PDF & Email