Residivis Maling Motor Nyaris Tewas di Tangan Warga

oleh -
Anggota Polsek Sagaranten berjuang dengan sekuat tenaga untuk menyelamatkan pelaku curanmor dari amukan massa.

Wartawan M. Hamjah    

Pelaku pencurian kendaraan bermotor yang diketahui residivis bernama An nyaris tewas dihakimi massa saat aksinya dipergoki pemilik sepeda motor di dekat Masjid Gudang Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2020). Untunglah nyawa An, warga Kecamatan Curugkembar itu dapat diselamatkan oleh anggota TNI dan Polri yang sigap membebaskannya dari amukan massa.

banner 970x90

Aksi jahat An diketahui langsung oleh pemilik sepeda motor, Nanang. Saat itu Nanang baru saja menunaikan shalat Dzuhur di masjid di Jalan Gudang Sagaranten. Dia melihat sepeda motornya dibawa oleh orang tidak dikenal. Spontan Nanang pun berteriak kencang sambil menunjuk-nunjuk ke arah sepeda motornya yang dibawa pencuri.

Beberapa warga langsung merespon teriakan Nanang dengan mengejar orang yang membawa sepeda motor miliknya. Tidak berapa lama, pada jarak 100 meter ke arah timur, sepeda motor tersebut terantuk tanggul, tepat di dekat Masjid Raya Sagaranten. Sepeda motor terjungkal dan pengendaranya terjatuh.  

Warga yang mengejar langsung menangkap si pembawa sepeda motor. Beberapa di antaranya mendaratkan pukulan ke tubuh maling tersebut.

Kebetulan di lokasi tersebut  ada anggota Koramil Sagaranten Pelda Diki yang sedang berada di dalam toko olahraga. Pelda Diki melakukan aksi penghadangan untuk menyelamatkan si pencuri. Upaya Pelda Diki nyaris gagal karena warga terus merangsek ingin menghakimi si pencuri.

Tidak lama kemudian, ke lokasi datang Kapolsek Sagaranten AKP. T. Daulay, S.H. bersama beberapa anak buahnya. Kapolsek dan anggotanya langsung mengambil tindakan taktis untuk menyelamatkan pencuri dari kepungan massa. Berhasil, polisi bisa membawa pencuri yang kemudian diketahui bernama An dari kepungan warga ke Mapolsek Sagaranten. 

“Berdasarkan laporan warga, kami berhasil mengamankan pelaku curanmor dari amukan warga beserta satu unit sepeda motor Honda Beat,” ujar AKP T. Daulay.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan guna pengembangan lebih lanjut. Polisi menduga An tidak sendirian saat menjalankan aksinya.

Berdasarkan keterangan dari sumber di kepolisian, An sudah sering melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor. (*)

Print Friendly, PDF & Email