Masyarakat Desa Perbawati Harapkan Bupati Perbaiki Jalan ke PH

oleh -
Jalan yang berlubang-lubang menuju tempat wisata Pondok Halimun dapat menurunkan citra objek wisata pegunungan tersebut.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Masyarakat Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi  mendorong calon bupati Sukabumi periode mendatang untuk menyatakan kesanggupan memperbaiki jalan yang mengakses ke Taman Wisata Pondok Halimun (PH). Jalan menuju destinasi wisata andalan di Selabintana itu dalam keadaan rusak parah dan amburadul.

banner 970x90

“Siapapun tokoh yang nantinya menjadi Bupati Sukabumi pada periode mendatang, dia harus memperbaiki jalan di Pondok Halimun. Jalan ini sudah lima tahun dalam kondisi rusak,” kata kata salah seorang pemilik warung makanan minuman di PH, Abah Obar (60) kepada wartawan, Ahad (19/7/2020).

Kerusakan jalan tersebut, tutur Abah Obar, sering dikeluhkan oleh para pengunjung yang datang ke PH. Pemda sebagai pengelola taman wisata tersebut hendaknya memperhatikan harapan warga Desa Perbawati dan para pengunjung PH dari berbagai daerah.

“Kami perwakilan warga siap menjaga aset negara ini dan membuat nyaman para pengunjung. Makanya kami dorong Pak Bupati baru untuk lebih memperhatikan infrastruktur jalan di kawasan wisata ini,” ujar dia.

Dengan kondisi jalan seperti sekarang, menurut Abah Obar, itu cirinya pemda kurang peka terhadap keadaan nasib tempat wisata PH. Padahal objek wisata ini dikelola oleh pemda melalui Dinas Pariwisata.

“Setahu saya Pak Bupati sering mengikuti acara di Pondok Halimun. Beliau tahu jalannya rusak. Tapi sampai sekarang belum ada kebijakan untuk memperbaiki jalan tersebut,” kata Abah Obar.

Sejak dibuka kembali setelah wabah Covid-19, Taman Wisata PH setiap minggunya didatangi banyak pengunjung dari berbagai daerah. Secara langsung kondisi tersebut berpengaruh terhadap kebangkitan ekonomi masyarakat sekitar. Perlahan-lahan warung-warung di area parkir PH mulai ramai pengunjung.

“Kalau jalan bagus ditambah ada lampu penerangan jalan umum, mungkin tempat ini akan menjadi lebih ramai,” tutur dia. 

Sementara itu pemungutan tarif parkir ke PH terus berjalan di dekat gerbang masuk sekitar bedeng Perkebunan Teh Goalpara. Kendaraan roda dua dikenai tarif Rp8 ribu, sedangkan mobil Rp20 ribu. Untuk tiket masuk dihitung Rp2500 perorang. (*)

Print Friendly, PDF & Email