Konstruksi Belum Dimulai, Tingkat Penyerapan Anggaran Baru 30 Persen

oleh -
Kepala BPKD Kota Sukabumi, Dida Sembada ketika menjelaskan tingkat penyerapan anggaran pada APBD 2019 sampai dengan lima bulan pertama.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Banyaknya proyek pembangunan di wilayah Kota Sukabumi yang masih dalam tahap persiapan atau sedang dalam proses lelang mempengaruhi tingkat penyerapan anggaran APBD 2019 yang relatif masih rendah. Karena kegiatan konstruksi belum dimulai, tingkat penyerapan anggaran sampai dengan bulan Mei 2019 baru mencapai 30 persen.

banner 970x90

“Tingkat penyerapan sebesar 30 persen sudah cukup bagus pada bulan Mei ini.  Karena kegiatan konstruksi belum terealisasi. Nanti setelah kegiatan konstruksi dimulai, tingkat penyerapan anggaran akan melonjak naik,” kata Kepala BPKD (Badan Pengelolaan Keuangan Daerah) Kota Sukabumi, Dida Sembada kepada wartawan, Kamis (20/6/2019).

Sampai akhir bulan Juni atau menjelang habisnya semester I atau triwulan II tahun 2019, belum ada pembayaran yang besar. Hingga sekarang dana yang dianggarkan untuk pembiayaan konstruksi belum dicairkan karena tidak ada pembayaran untuk itu. Sebagian besar dana untuk konstruksi masih tersimpan utuh di APBD tahun anggaran 2019.

“Sebagian besar proyek masih dalam tahap pelelangan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa atau BPBJ. Ada lagi proyek yang dalam tahap persiapan untuk pelaksanaan. Nanti setelah proses lelang selesai dan pekerjaan konstruksi dimulai, tingkat penyerapan anggaran akan naik secara drastis,” ujar Dida.

Biasanya, lanjut dia, penyerapan anggaran untuk konstruksi meningkat pada triwulan III atau IV atau mulai bulan Juli. Kepala BPKD juga membantah rumor yang beredar di media sosial yang menyebutkan tingkat penyerapan APBD 2019 di Pemkot Sukabumi baru mencapai 12 persen. Rumor itu, kata Dida, sama sekali tidak benar dan tidak masuk akal.

“Kalau ada yang bilang kami baru menyerap 12 persen anggaran, itu tidak benar. Dana sebesar 12 persen dari APBD 2019 tidak akan cukup untuk membayar gaji dan tunjangan pegawai sampai bulan Mei lalu serta gaji untuk bulan ke-14,” jelasnya.

Adapun besaran tingkat penyerapan yang mencapai 30 persen itu sudah termasuk belanja langsung dan belanja tidak langsung, termasuk untuk gaji pegawai. Dida yakin, semua dana yang terparkir di APBD 2019 dapat terserap secara maksimal sampai dengan akhir tahun.

“Memang tidak terserap semuanya karena adanya berbagai  faktor. Biasanya setiap tahun anggaran tingkat penyerapan APBD sebesar 90 persen. Anggaran yang tidak terserap pada tahun berjalan akan diluncurkan kembali pada tahun berikutnya untuk kegiatan yang tidak terserap anggarannya,” jelas Dida. (*)

Print Friendly, PDF & Email