STAI Kharisma Cicurug Mewisuda 64 Lulusan S1

oleh -
Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri menandatangani piagam nota kerja sama dan piagam deklarasi kampus bersih narkoba bersama Ketua STAI Kharisma Cicurug Sukabumi, DR. Ujang Saepulloh (kedua dari kanan) pada acara wisuda sarjana angkatan XVIII STAI Kharisma.

Wartawan AEP SAEPUDIN

STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Kharisma Cicurug mewisuda 64 lulusan program S1 bertempat di  Hotel Augusta, Cikukulu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (19/10/2019). Pada wisuda tersebut tampak hadir Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri mewakili Bupati H. Marwan Hamami yang sedang dalam perjalanan pulang dari Seminar Citynet di Kupang.

Wisuda diselenggarakan dalam Sidang Terbuka Senat STAI Kharisma dalam Rangka Wisuda Sarjana Angkatan XVIII. Para wisudawan berasal dari Program Ilmu Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 47 orang dan Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebanyak 17 orang. Tema wisuda “Membangun masyarakat madani yang berkarakter dan berkeadaban”.

“Selama ini kami selalu membuktikan, STAI Kharisma selalu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan bisa mempertanggungjawabkan ilmunya untuk diabdikan kepada agama, bangsa, dan negara,” kata Ketua STAI Kharisma Cicurug, DR. Ujang Saepulloh dalam pidatonya. 

Perguruan tinggi yang dipimpinnya, ujar dia, telah meluluskan para sarjana yang mengabdikan ilumnya di berbagai lembaga pendidikan keagamaan, baik di Sukabumi maupun luar daerah. Para alumni, kata Ujang, memberikan sumbangan nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama dan syiar Islam di tengah masyarakat.

Pada kesempatan itu dilaksanakan penyerahan cenderamata dari Ketua STAI Kharisma Cicurug Sukabumi kepada Sekda Kabupaten Sukabumi yang dilanjutkan dengan penandatanganan piagam nota kerja sama dan piagam deklarasi kampus bersih narkoba. STAI Kharisma termasuk kampus yang benar-benar bersih narkoba.

Di tempat kegiatan tampak hadir Ketua Yayasan Kharisma, Kopertais Wilayah II Jawa Barat dan Banten, Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, perwakilan Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (ARTIPENA), dan para tokoh perguruan tinggi di Sukabumi.

Sekda Kabupaten Sukabumi menyampaikan, wisuda para lulusan harus dijadikan tahap awal untuk memasuki kehidupan bermasyarakat. Mungkin saja, ujar Iyos,  teori yang selama ini digeluti di bangku kuliah akan mendapat banyak tantangan dalam penerapannya. Pengalaman akan berkembang ketika berhadapan dengan realita di masyarakat dan akan memperkaya wawasan para sarjana.

“Hendaknya ilmu yang diterima selama belajar di kampus bermanfaat bagi diri sendiri, orang tua, orang lain, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar sekda.

Kabupaten Sukabumi yang memiliki 47 kecamatan, meliputi 381 desa dan 5 kelurahan dengan penduduknya hampir 2,7 juta memerlukan bantuan pemikiran dan partisipasi dari seluruh masyarakat, termasuk lulusan STAI Kharisma. (*)

Print Friendly, PDF & Email