NU Dapil 6 Rayakan Hari Santri di Pesantren Darul Amal Ciracap

oleh -
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Pesantren Darul Amal Ciracap dihadiri ribuan santri dan ahli ibadah dari seluruh wilayah Pajampangan.

Wartawan Dicky Sopyan

Keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) se-Dapil 6 Pajampangan menggelar peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Pesantren Darul Amal, Kampung Caringin, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (19/10/2019). Pada kegiatan tersebut, panitia menggelar berbagai acara keagamaan, perlombaan, dan hiburan. Salah satu acara hiburan yang menarik perhatian adalah ngaliwet di pesawahan.

Kegiatan HSN diawali dengan pembacaan Shalawat Nariyah oleh ribuan warga NU yang berdatangan dari berbagai kecamatan di Dapil 6. Selanjutnya sambutan-sambutan yang disampaikan panitia, Ketua MUI Ciracap, dan Camat Ciracap Asep Mulyani, S.Pd., M.M. yang sekaligus meresmikan kegiatan HSN.

Setelah acara pembukaan, peringatan HSN dilanjutkan dengan berbagai kegiatan sesi II antara lain pawai santri, ngaliwet, MTQ,  dakwah cilik (dacil), dan lomba kasidah. Pawai santri menempuh rute SDN 3 Caringin (Start) – Masjid Agung Ciracap – Lapang Basaga – SDN 4 Ciracap – SDN 3 Caringin.

Adapun lomba MTQ digelar di panggung 2 di depan SDN 3 Caringin, sedangkan MTQ dan lomba dacil diselenggarakan di panggung utama di halaman Pesantren Darul Amal. Aliran kasidah yang diperlombakan adalah jenis perkusi atau biasa disebut tagoni.

Selepas pukul 16.00, panitia menyuguhkan pentas seni hasil kreasi warga. Memasuki sesi selanjutnya bada Maghrib digelar penampilan hadroh berupa permainan rebana yang isinya syiar lewat syair. Setelah  Isya, panitia membacakan para juara lomba HSN yang dilanjutkan dengan tawasul dipimpin oleh KH. Sanusi YF.

“Puncak acara nanti malam akan diselenggarakan ceramah tausyiah yang disampaikan Almukarom DR. KH. ES Mubarok, M.Sc. pimpinan Pesantren Yaspida Sukabumi,” kata Ketua Panitia H. Dudih ketika ditemui di tempat acara.

Sebelum puncak acara, panitia akan mempersembahkan penampilan drama kolosal yang bertema sejarah Resolusi jihad NU oleh teater pimpinan Kang Ridho. Setelah itu digelar pelantikan MWC NU Dapil 6 Wilayah Pajampangan.

“Pada kegiatan ini kami membacakan Shalawat Nariyah dengan tujuan antara lain untuk memohon dan mengharap berkah dari Allah SWT agar Indonesia tetap damai dan terhindar dari segala bencana. Kita mengharapkan Indonesia selalu damai dan menjadi negara yang penuh keberkahan dari Allah,” kata Dudih.

Adapun pembacaan tawasul bertujuan untuk mendoakan dan mengenang para pendahulu yang telah wafat dan para pahlawan yang gugur saat membela kedaulatan NKRI. Hubungan antara yang hidup dan yang wafat terus dibangun dengan tradisi kirim doa, jelasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email