TPT Kuta Tegal Strategis Antisipasi Longsor

oleh -
Pembangunan TPT di Kampung Kuta Tegal RT 02 RW 03 Desa Cijengkol dibiayai oleh Dana Desa tahap ke-2 tahun 2019.

Wartawan Usep Mulyana

Keberadaan tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Kuta Tegal RT 02 RW 03, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi sangat strategis untuk mengantisipasi longsor. Karena itu, Pemdes Cijengkol menempatkan pembangunan TPT di Kuta Tegal sebagai prioritas dalam pembangunan fisik dan infrastruktur di desa tersebut.

banner 970x90

“Dilihat dari strukturnya, tanah di sepanjang jalan di Kampung Tegal Kuta labil dan tidak ada penahan sama sekali. Karenanya kami pun memprioritaskan pembangunan TPT di jalan tersebut,” kata Kepala Desa Cijengkol, Haer Suhermansyah ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/9/2019).

Untuk membangun TPT di Kuta Tegal, Pemdes Cijengkol mengalokasilan anggaran dari Dana Desa (DD) tahap ke-2 tahun 2019 sebesar Rp54.639.000. Dana tersebut disediakan untuk membuat TPT sepanjang  23 meter dan lebar 40 cm. Berdasarkan hasil musrenbang tingkat desa, pembangunan TPT Kampung Tegal Kuta termasuk prioritas.

“Dilihat dari fungsinya, TPT ini sangat penting untuk menahan dorongan dan tekanan dari atas permukaan jalan,” jelas Haer. 

Bertindak sebagai pelaksana pembangunan adalah tim yang dibentuk oleh Pemdes Cijengkol yang bertugas sebagai penyuplai barang dan jasa.

“Mereka independen dalam urusan pengadaan barang dan mobilisasi di lapangan. Saya tidak pada posisi mengarahkan apalagi ikut campur dalam soal belanja material. Bahkan secara tegas saya menolak segala pemberian apapun yang bukan hak saya,” kata Haer. (*)

Print Friendly, PDF & Email