Legislator Pusat Dorong Pengembangan Kerajinan Tanduk

oleh -
Kelompok pengrajin hiasan tanduk Rahma Putra di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi yang menerima bantuan peralatan dari Anggota Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning.

Wartawan Usep Mulyana

Legislator pusat, Anggota Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning Proletariani terus mendorong pengembangan UMKM di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Salah satunya dengan memberikan bantuan berupa peralatan produksi untuk kelompok pengrajin tanduk di Kampung Inggris, Desa/Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

“Pemberian bantuan peralatan produksi untuk pengrajin tanduk di Kampung Inggris Desa Sukaraja bertujuan untuk  meningkatkan produktivitas dalam menjalankan kegiatan usaha,” kata Sobarudin, staf Ribka Tjiptaning untuk di Wilayah Dapil 4 kepada wartawan, Kamis (19/9/2019).

Peralatan yang diberikan, ujar Sobarudin, termasuk kategori semi modern. Dengan peralatan tersebut, para pengrajin tanduk diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya agar memiliki nilai jual dan daya saing yang tinggi di pasaran. Secara tidak langsung, bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan pengrajin tanduk.

“Mbak Ning sebagai wakil masyarakat Sukabumi mengharapkan, produksi kerajinan tanduk dapat menembus pasar ekspor dengan harga jual yang tinggi. Dengan kualitas yang memenuhi standar internasional, kami yakin hasil kerajinan dari Sukaraja diminati penggemar kerajinan di luar negeri,” tutur Sobarudin.

Sebagai politisi yang pernah mengalami kerasnya perjuangan, ujar dia, Mbak Ning –sapaan akrab Tjiptaning—sangat memperhatikan nasib para pelaku usaha yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, khususnya UMKM seperti para pengrajin tanduk yang dibantunya. Bantuan Mbak Ning, ujar Sobarudin, diberikan kepada para pelaku UMKM di berbagai sektor.

Pada beberapa kali Pemilu, Mbak Ning selalu berangkat dari Dapil Kota/Kabupaten Sukabumi. Wajar, tutur Sobarudin, kalau anggota DPR RI dari PDI Perjuangan itu sangat memperhatikan keadaan masyaralat di Sukabumi.  

Setelah dibantu alat produksi, lanjut Sobarudin, hendaknya para pengarajin tanduk di Sukaraja mulai memfokuskan usahanya untuk memperluas jangkauan pasar. Kalau bisa, barang kerajinan tanduk tersebut bisa menjadi salah satu produk andalan ekspor yang memberikan kontribusi terhadap perdagangan luar negeri.

“Saya atas nama Mbak Ning mengimbau para pengrajin tanduk untuk meningkatkan produksi dan memperluas pasar agar mereka dapat mewujudkan kesejahteraan hidup seperti yang diharapkan,” ujarnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email