Jaro Gondrong Pasirsuren Tuntaskan Pembangunan 60 Persen Jalan Desa

oleh -
Kepala Desa Pasirsuren, Enyang Abdullrohim mengawasi pembangunan jalan desa di Kampung Cihurang yang dibiayai oleh Dana Desa tahun 2019.

Wartawan M. Ridwan

Kepala Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Muhammad Enyang Abdullrohim atau akrab disapa Jaro Gondrong selama dua tahun menjabat berhasil membangun jalan desa dengan panjang 7 kilometer. Itu artinya Jaro Gondrong telah menyelesaikan 60 persen dari seluruh bentangan jalan desa yang ada di Pasirsuren.

banner 970x90

“Jalan yang telah diperbaiki dengan kondisi sudah baik sebanyak 60 persen. Sisanya akan kami selesaikan pada tahun 2020,” kata Enyang ketika meninjau lokasi pembangunan jalan desa di Kampung Cihurang, Desa Pasirsuren, Rabu (18/9/2019).

Pembangunan jalan dilakukan melalui peningkatan, baik pemasangan batu, pengaspalan, maupun pengerjaan rabat beton. Pada setiap pembangunan jalan tersebut, pemerintah desa selalu melibatkan masyarakat setempat. Penglibatan masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan termasuk jalan agar masyarakat ikut merawat dan memeliharanya.

“Saya selalu melakukan pengecekan pada proyek pembangunan fisik di lapangan, apalagi jika dibiayai oleh Dana Desa. Tujuannya agar setiap kegiatan pembangunan dilaksanakan sesuai dengan aturan,” ujar dia.

Enyang sungguh-sungguh mengamati dan mengawasi pembangunan jalan di Kampung Cihurang. Jalan ini dibangun dengan konstruksi rambat beton dengan panjang 700 meter, lebar 3 meter, dan tebal 15 cm. Sumber dananya dari Dana Desa tahun 2019 sebesar Rp200 juta.

Salah satu tokoh masyaralat di Kampung Cihurang, Embad Badrudin menyampaikan terima kasih kepada Jaro Gondrong atas dibangunnya jalan di lingkungan kampungnya. Jalan menuju kampung Cihurang kondisinya sangat parah seperti sungai kekeringan dengan medan yang cukup terjal.

“Adanya pembangunan jalan ini memberikan angin segar bagi masyarakat. Mereka dapat bepergian dengan mudah dan cepat, termasuk dalam pengangkutan hasil bumi,” ujar Embad.

Sebenarnya keseluruhan panjang jalan di Kampung Cihurang tersebut mencapai 2 kilometer sampai dengan jalan kabupaten. Namun, kata Embad, pembangunan jalan sepanjang 700 meter tetap dapat membantu warga dalam mengurangi kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak dan terjal. (*)

Print Friendly, PDF & Email