Penetapan Penerima Bantuan Perumahan di Cibentang Bebas KKN

oleh -
Salah satu rumah yang sedang dibangun dengan dana dari BSPS Kementerian PUPR.

Wartawan Usep Mulyana

Kedusunan Gunungguruh dan Limusnunggal di Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat yang dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

banner 970x90

Bantuan stimulan perumahan itu diberikan kepada 29 kepala keluarga yang tergolong kategori miskin dan tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH). Total  dana BSPS Kementerian PUPR untuk 2 kedusunan tersebut mencapai Rp507,5 juta.

“Program ini sudah dikerjakan. Para penerima bantuan mendapat prioritas untuk diperbaiki rumahnya sebelum tempat tinggalnya itu rusak lebih parah,” kata Kepala Dusun Gunungguruh, Ujang Rahmat atau biasa dipanggil Jenggo kepada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Tiap keluarga penerima manfaat (KPM) BSPS, ujar dia, menerima bantuan sebesar Rp17,5 juta. Rincian penggunaannya Rp15 juta untuk pembelian material dan Rp2,5 juta untuk upah pekerja bangunan.

Kepala Dusun Gunungguruh, Ujang Rahmat bermasker putih.

“Jadi, penerima bantuan ini berasal dari kalangan warga miskin yang tempat tinggalnya termasuk kategori rumah tidak layak huni. Kalau tidak  cepat diperbaiki, rumah mereka bisa runtuh dan mengancam keselamatan penghuninya,” kata Jenggo.

Penetapan KPM untuk BSPS, lanjutnya, benar-benar berdasarkan hasil verifikasi dan penelitian di lapangan. Dengan kata lain, kata dia, KPM ditetapkan dari hasil pengamatan dan pengecekan yang cermat dan terbebas dari unsur KKN.

“Keluarga penerima manfaat adalah warga yang sungguh-sungguh tidak mampu dari sisi ekonomi. Mereka layak untuk menerima bantuan ini. Dalam melaksanakan program ini kami bekerja dengan ikhlas,” ungkapnya.

Penerima manfaat hanya menerima bantuan dalam bentuk.barang material. Mereka tidak menerima bantuan dalam bentuk yang tunai. Untuk pengadaan barang dilakukan oleh fasilitator atau pendamping.

Proses pencairan dana dilakukan oleh KPM dengan didampingi oleh fasilitator. Segala hal yang berkaitan dengan pengadaan barang dengan pihak suplier, semuanya ditangani oleh fasilitator.

“Tugas kami hanya mendorong warga agar mereka bersedia untuk menjadi relawan dalam pembangunan rumah milik keluarga penerima manfaat BSPS,” kata Jenggo. (*)

Print Friendly, PDF & Email