Pembagian BLT DD di Desa Padaasih Disertai Protokol Kesehatan

oleh -
Penyerahan BLT DD di Desa Padaasih secara simbolis dilakukan oleh Kepala Desa Aum Ruhyandi didampingi istrinya Fany Soraya serta disaksikan Babinsa Pelda Maruli Gultom dan Bhabinkamtibmas Desa Padaasih, Bripka Wisnu Wijaya Anugrah.

Wartawan Aep Saepudin (Kowasi)

Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) di Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi berjalan aman dan tertib. Dalam pelaksanaannya, pembagian BLT ini menerapkan aturan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Virus Corona.

banner 970x90

Penyerahan BLT DD dilaksanakan di aula Kantor Desa Padaasih, Jalan Ciroyom, Kecamatan Cisaat, Senin (18/5/2020). Sebelum masuk ke kantor desa,  para penerima diharuskan mencuci tangannya pada wastafel yang disediakan Pemdes Padaasih. Mereka masing-masing diberi masker gratis untuk dikenakan bagi penerima yang tidak menggunakan alat pelindung diri tersebut.

Setelah itu, para penerima mengantre di depan meja pelayanan untuk mencocokkan data diri dengan data yang ada di desa. Beres mencocokkan data, mereka diarahkan untuk duduk di kursi yang telah disediakan dengan menjaga jarak masing-masing sesuai aturan physical distancing.

Selanjutnya para penerima mendengarkan arahan dari Kepala Desa Padaasih, Aum Ruhyandi yang akrab disapa Jaro Aung. Di tempat pembagian BLT DD tampak hadir Bhabinkamtibmas Desa Padaasih dari Polsek Cisaat, Bripka Wisnu Wijaya Anugrah dan Babinsa Padaasih dari Koramil Cisaat,  Pelda Maruli Gultom. 

Penyerahan BLT dilakukan secara simbolis oleh Jaro Aung bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa kepada beberapa orang penerima.

Ditemui setelah acara pembagian, Jaro Aung menjelaskan, jumlah penerima BLT DD di desa yang dipimpinnya mencapai 162 orang. Total DD di Padaasih mencapai Rp974.563.000. Sesuai aturan, dana untuk BLT DD ditetapkan sebesar 30 persen dari total DD yaitu Rp291.600.000.  Dana sebesar itu diambnil dari DD tahap I.

“Bantuan akan diberikan untuk tiga bulan. Seluruh penerima merupakan warga terdampak Covid-19 yang tidak menerima bantuan apapun dari pemerintah,” jelas Jaro Aung.

Dia mengharapkan bantuan tersebut dapat memberikan mafaat bari para penerimanya. BLT DD di desarnya, kata Jaro Aung,  diprioritaskan bagi orang jompo dan lansia. Di temgah pandemi Covid-19, menurut dia, bantuan tersebut dapat meringankan beban para penerima. (*)

Print Friendly, PDF & Email