Diskomifo Sebarkan Informasi Penggunaan Dana Cukai Rokok

oleh -
Tantan Sontani

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Mengacu pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) lembaga, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sukabumi bertugas menyebarkan informai seputar kegiatan yang didanai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Tahun ini, Diskominfo Kota Sukabumi mendapat alokasi DBHCHT dari pemerintah pusat bersama beberapa perangkat daerah lainnya.

banner 970x90

“Kami mendapatkan alokasi anggaran dari DBHCHT dari pemerintah pusat bersama Diskopdagrin, Dinas Kesehatan, dan Disnakertrans. Tugas kami adalah menyebarluaskan informasi seputar kegiatan yang didanai oleh dana bagi hasil tersebut,” kata Kabid Pengelolaan Informasi Publik dan Statistik (PIPS) Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani kepada wartawan, Sabtu (17/8/2019). 

Besarnya DBHCHT yang diterima Diskominfo mencapai Rp100 juta. Dengan dana tersebut, ujar Tantan, pihaknya akan menyebarluaskan informasi publik seputar kegiatan yang didanai DBHCHT melalui berbagai media publik antara lain  website resmi Pemerintah Kota Sukabumi, media cetak, serta radio.

Dalam teknis pelaksanaannya, Diskominfo akan berkoordinasi dengan perangkat daerah yang menerima alokasi DBHCHT dalam rangka penyebarluasan informasi kegiatan. Hal itu sejalan tupoksi perangkat daerah tersebut yang berkaitan dengan pengelolaan informasi publik untuk disampaikan kepada masyarakat.

“Pengelolaan DBHCHT oleh kami  merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan mengenai kegiatan sosialisasi ketentuan di bidang cukai yang meliputi penyampaian informasi peraturan perundang-undangan di bidang cukai kepada masyarakat dan pemangku kepentingan,” jelas Tantan.

Tahun ini, dari semua enam tinggal empat SKPD yang menerima kucuran DBHCHT. Keempat perangkat daerah tersebut terdiri dari Dinas Kesehatan, Diskopdagrin, Dinas Tenaga Kerja, dan Dinas Kominfo. Dua SKPD yaitu  Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi mundur karena dinilai sudah cukup berperan dalam program yang dibiayai oleh DBHCHT.

“Kemungkinan pada perubahan anggaran tahun ini ada penambahan satu SKPD yang akan terlibat dalam program kami yaitu Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan,” kata Sekretaris Monitoring DBHCHT Kota Sukabumi, Apriliana.

Besarnya DBHCHT tahun 2019 yang digelontorkan oleh Kementerian Keuangan untuk Pemkot Sukabumi mencapai sebesar Rp4,1 miliar. Dana tersebut seluruhnya akan digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan yang terkait dengan keberadaan dana cukai tembakau seperti sosialisasi cukai rokok, pemberdayaan masyarakat, dan sosialisasi bahaya dan dampak hasil tembakau.

“Alokasi DBHCHT tahun ini akan difokuskan penggunaannya untuk program  pemberdayaan ekonomi. Hal ini sesuai dengan RPJMD Kota Sukabumi,” jelasnya.

Walaupun bukan daerah penghasil tembakau dan tidak punya pabrik rokok, Kota Sukabumi dimasukkan ke dalam kelompok daerah untuk disertakan dalam lingkungan sosialisasi dan pengawasan program-program DBHCHT. (*)

Print Friendly, PDF & Email