Warga Memagari Lubang Misterius di Pertigaan Dayeuhluhur

oleh -
Lubang yang muncul secara tiba-tiba di pertigaan Dayeuhluhur diberi pagar oleh warga dan ditangani oleh petugas dari pemda untuk mencegah kendaraan terpersok ke dalamnya.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Warga turun ke lapangan untuk mengamankan lubang misterius yang tiba-tiba muncul di pertigaan Jalan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Dengan pagar yang dibuat warga, lubang yang terletak di seberang pemakaman umum Dayehuluhur tidak akan membahayakan para pengendara yang melintas di lokasi tersebut.

banner 970x90

“Kami segera membuat pagar di sekeliling lubang untuk mencegah kendaraan terperosok ke dalamnya. Bahan untuk pagar dari kayu bekas, bambu, dan karung.  Kami juga memasang beberapa kerucut pemisah jalan. Sekarang lubang itu telah diurus oleh petugas dari pemda,” kata Maman Suherman (50), warga Kelurahan Dayeuhluhur,  Kecamatan Warudoyong,  di dekat lokasi lubang, Kamis (18/7/2019).

Sampai sekarang Maman dan warga yang tinggal di sekitar lubang tersebut belum mengetahui penyebab amblasnya jalan di tempat itu. Kemunculan lubang terjadi begitu saja pada Selasa (17/7/2019) sore tanpa didahului tanda-tanda atau peristiwa alam. Cuaca di sekitar lokasi sangat cerah karena memang sudah memasuki musim kemarau.

Tanpa hujan, tanpa angin tiba-tiba saja di tengah pertigaan, badan jalan runtuh perlahan yang akhirnya membentuk lubang. Di dalam lubang itu terlihat  saluran air yang alurnya tersambung ke sungai kecil yang terletak di samping kuburan di Jalan Koleberes. Setelah diukur oleh warga, kedalaman lubang tersebut sekitar 5 meter.

“Titik lubang persis di seberang TPU Dayeuhluhur. Kami membuat pagar pembatas ini untuk mencegah  kecelakaan lalu lintas. Kami juga membuat imbauan yang dipasang sebelum titik lubang untuk memberi peringatan kepada pengguna jalan agar berhati-hati,” tutur Maman.

Di titik munculnya lubang setiap hari sangat sibuk dengan arus kendaraan berbagai jenis dan tonase. Tidak jarang, titik tersebut dilewati kendaraan berukuran besar karena di kawasan Koleberes terdapat pabrik pengolahan kayu. Titik lubang juga kerap dilalui kendaraan yang lalu lalang ke gudang material bangunan yang terdapat di sana.

“Lubang tersebut harus segera ditangani dengan baik untuk mencegah kecelakaan.  Kami minta pengerjaannya serius, jangan asal-asalan,” tutur Maman. (*)

Print Friendly, PDF & Email