Wabup Ajak PNS Sukseskan Program Beras Sukabumiku

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (tengah) didampingi Wakil Bupati Sukabumi, H. Adjo Sardjono (kiri) dan Sekda H. Iyos Somantri saat memimpin rapat dinas bulan Juli 2019.

Wartawan Usep Mulyana (KOWASI)

Wakil Bupati (Wabup) mengajak kalangan ASN di lingkungan Pemkab Sukabumi untuk mensukseskan program Beras Sukabumiku yang sedang digalakkan oleh pemda. Menurut wabup, salah satu bentuk dukungan terhadap program tersebut adalah dengan membeli dan mengkonsumi beras dari para petani di Sukabumi.

banner 970x90

Ajakan wabup itu dikatakan pada rapat dinas bulan Juli 2019 yang dipimpin Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami bertempat di aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Jalan Siliwangi Nomor 10 Palabuhanratu, Rabu (17/7/2019). Wabup menyampaikan arahan atas nama Bupati Sukabumi.

Pada rapat itu, di meja pimpinan, bupati dan wabup didampingi Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri. “Dukung program Beras Sukabumiku. Kami harapkan seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk membeli dan mengkonsumsi beras dari program ini,” ujar Adjo. 

Untuk mendukung program Beras Sukabumiku secara lebih nyata, Adjo memberikan arahan agar tiap-tiap SKPD melakukan konsolidasi untuk menghitung kebutuhan beras seluruh ASN di perangkat daerah masing-masing. Setelah itu hasil dari SKPD dikoordinasikan secara keseluruhan untuk menghitung beras yang dibutuhkan oleh seluruh ASN di Pemkab Sukabumi.

“Program Beras Sukabumiku diluncurkan dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan memaksimalkan potensi beras asal Sukabumi,” kata wabup.

Pengarahan dari Adjo itu diawali dengan ekspos dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi yang membahas tingkat ketersediaan beras lokal sukabumiku. Setelah itu rapat dinas bulanan dilanjutkan dengan ekspos dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terkait hasil penilaian kinerja PNS di lingkungan Pemkab Sukabumi. 

Pada bagian lain, wakil bupati mengingatkan para ASN untuk selalu memenuhi kewajiban dalam membayar zakat melalui Baznas Kabupaten Sukabumi. Segala bentuk penghasilan yang diterima para pegawai, kata dia, harus dibayarkan zakatnya. Dari zakat yang dibayarkan, para pegawai akan memetik berkah karena telah membantu para mustahik.

Selain itu, Adjo meminta para ASN untuk selalu  cepat tanggap terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat. ASN harus peduli dan mesti  peka terhadap masalah-masalah yang ada dimasyarakat.

“Cepat selesaikan, jangan ditunda-tunda sehingga permasalahan yang terjadi di masyarakat akan cepat terselesaikan. Hal ini dalam rangka memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat,” tutur wabup. (*)

Print Friendly, PDF & Email