Setengah Dana Kelurahan Sudah Terparkir di Kas Daerah

oleh -
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Dida Sembada memberikan pengarahan kepada peserta bimtek pengelolaan dan penatausahaan keuangan daerah bagi PPTK dan BPP kelurahan dalam rangka persiapan penyaluran Dana Kelurahan.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Separuh dari Dana Kelurahan (DK) yang akan disalurkan ke 33 kelurahan se-Kota Sukabumi sudah terparkir di kas daerah. Dana tersebut tinggal disalurkan ke kelurahan masing-masing untuk digunakan sesuai alokasi dan peruntukannya. Nanti setelah dana ini terserap, sisa DK sebesar 50 persen akan segera dimasukkan ke rekening kelurahan.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Dida Sembada saat membuka bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan dan penatausahaan keuangan daerah bagi PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) dan dan BPP (Bendahara Pengeluaran Pembantu) kelurahan bertempat di Hotel Horison, Rabu (17/7/2019).

Bimtek tersebut, ujar dia, diselenggarakan dalam rangka menyambut pencairan DK sebesar 50 persen untuk tahap pertama. Pelaksanaan penyaluran dan penggunaan DK mengacu pada Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan.

“Untuk mengefektifikan penyaluran Dana Kelurahan, Pemerintah Daerah Kota Sukabumi menggiatkan berbagai bimbingan teknis dan workshop,” kata Dida.

Bersamaan dengan penyaluran DK, lanjutnya,  pemda menyiapkan dana pendamping yang nantinya dimasukkan ke dalam APBD Perubahan Tahun 2019. Dana pendamping ini dialokasikan untuk  operasional kelurahan serta makan minum dan dana pendampingan. 

Berdasarkan keputusan presiden, Kota Sukabumi mendapatkan jatah DK sebesar Rp 11 miliar untuk 33 kelurahan. Dengan demikian, tiap kelurahan  mendapatkan alokasi sebesar Rp352 juta.

Sesuai isi dan semangat Permendagri Nomor 130 Tahun 2018, DK harus dialokasikan untuk membiayai kegiatan-kegiatan  kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan serta pemberdayaan masyarakat di kelurahan.

Jenis-jenis program yang dapat dibiayai oleh DK adalah pengadaan, pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana dan prasarana di berbagai sektor yaitu lingkungan pemukiman, transportasi, kesehatan, serta pendidikan dan kebudayaan.

Bentuk kegiatannya antara lain pembangunan jaringan air minum, drainase dan selokan, tempat pengumpulan dan pengolahan sampah, sumur resapan, jalan poros kelurahan, jalan pemukiman, sarana MCK, posyandu, taman bacaan masyarakat, PAUD, dan sarana kebudayaan. (*)

Print Friendly, PDF & Email