Menggandeng Perhutani, Bupati Siap Kembangkan Wisata Hutan

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (kiri) dan Administratur Perhutani KPH Sukabumi Agus Yulianto memperlihatkan naskah kerja sama pengembangan wisata hutan.

Wartawan Nanang Setiana

Pemkab Sukabumi akan terus mendorong pemanfaatan hutan agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satu caranya menjalin kerja sama dengan Perum Perhutani untuk pengembangan wisata hutan yang potensinya tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami setelah penandatangan kerja sama pemanfaatan kawasan hutan dan jasa lingkungan antara Pemkab Sukabumi dengan Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Rabu (17/6/2020).

“Banyak potensi wisata di Kabupaten Sukabumi yang bisa dikembangkan bersama Perhutani. Di kawasan hutan banyak situ dan potensi-potensi alam lainnya yang memiliki peluang untuk diprogramkan dan dikerjasamakan dalam pengembangan wisata,” kata bupati.

Penandatangan kerja sama dilakukan oleh bupati mewakili Pemkab Sukabumi dan Administratur Perhutani KPH Sukabumi Agus Yulianto. Bupati menyebutkan, salah satu destinasi wisata yang terdapat di areal yang dikelola Perum Perhutani adalah Situ Cipiit yang terletak di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Dari kerja pengembangan wisata hutan itu, ujar Marwan, muaranya adalah  pemberdayaan masyarakat yang ujung-ujungnya untuk mendorong kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi wisata.

Sementara itu di tempat yang sama Agus Yulianto mengatakan, kesepakatan bersama tersebut sebagai bentuk sinergitas antara BUMN dan Pemkab Sukabumi dalam pengembangan wisata hutan. Di area hutan yang dikelola Perum Perhutani KPH Sukabumi, ujar Agus, banyak potensi wisata yang bisa dikerjasamakan pengelolaannya.

Perhutani KPH Sukabumi memiliki beberapa spot wisata yang telah dikembangkan antara lain Buniayu, Situ Cipiit, Puncakbuluh, Puncak Jeruk, dan Cukang Paku.

“Di luar destinasi wisata tersebut masih banyak potensi lainnya yang bisa dikembangkan. Kami juga akan menjajaki kerja sama pembuatan sign board raksasa di kawasan hutan Gunung Jayanti, Palabuhanratu yang diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata di Kabupaten Sukabumi,” ujar Agus. (*)

Print Friendly, PDF & Email