Jasa Raharja Kunjungi Korban Bus Jemaah Calhaj

oleh -
Kepala Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, Harry Herawan (kiri, bertopi) datang ke RSUD R Syamsudin, S.H. untuk menjenguk korban luka-luka pada musibah bus jemaah calon haji yang menabrak pagar Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

PT. Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi langsung bergerak cepat untuk mengurusi pencairan santunan bagi para korban pada musibah bus jemaah calon haji (calhaj). Kepala Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, Harry Herawan mendatangi rumah korban meninggal dunia dan korban luka-luka yang masih dirawat di RSUD R. Syamsudin, S.H.

banner 970x90

“Kami sudah berkoordinasi dengan rumah sakit untuk menyampaikan surat jaminan pembayaran pengobatan dan perawatan. Kami akan menanggung biaya perawatan dan pengobatan di rumah sakit maksimum sebesar Rp20 juta,” kata Harry ketika ditemui saat menjenguk korban luka-luka di RSUD R Syamsudin, S.H., Rabu (17/7/2019).

Sementara untuk korban meninggal dunia, Jasa Raharja akan memberikan santunan sebesar Rp50 juta. Harry dan para staf telah mendatangi rumah korban meninggal dunia, Hani Shafiy Tsaniya Hasani (12) di Perumahan Baros Kencana. Begitu pula dia datang ke rumah sakit untuk menjenguk para korban luka-luka yang terdiri dari Dedeh (44), Aska (3), Rika Handayani (33), dan Yeni Rohayani (40).

“Persyaratan administrasi sudah kami peroleh dari keluarga korban meninggal dunia, jadi proses penyerahan santunan Insya Allah selesai hari ini juga melalui rekening milik orang tua korban,” jelas Harry.

Santunan akan ditransfer ke rekening orang tua korban,  Hasan Lutfi yang sehari-hari bekerja di Kantor Pajak. Untuk memastikan santunan telah terkirim melalui bank, Harry datang kembali ke rumah Hasan.

Sedangkan biaya perawatan untuk para korban luka-luka akan dibayarkan sesuai tagihan dari RSUD R Syamsudin, S.H. Jadi besaran Rp20 juta itu, kata dia, merupakan besaran maksimum yang akan ditanggung Jasa Raharja untuk rumah sakit. Kalau biaya perawatan dan pengobatan hanya Rp1 juta, dana sebesar itulah yang akan dibayarkan ke rumah sakit.

Dari 4 korban luka-luka, satu orang di antaranya harus menjalani operasi untuk membetulkan bagian tubuhnya yang patah. Kepada pihak keluarga korban, Harry dan jajarannya telah memberikan pengertian tentang biaya perawatan dan pengobatan yang akan ditanggung oleh Jasa Raharja.

“Sesuai dengan ketentuan yang sudah kita laksanakan, Jasa Raharja sudah memberikan jaminan ke pihak rumah sakit termasuk untuk jasa dokter, obat-obatan, dan operasi,” jelas dia.

Atas musibah yang terjadi, Harry menyatakan  prihatin. Kejadian tersebut, kata dia, murni kecelakaan dan terjadi di luar perkiraan. Untuk pemberangkatan calon haji tersebut, para petugas dan awak bus telah melakukan persiapan yang maksimal, termasuk jajaran kepolisian yang melakukan monitoring terhadap  kelayakan bus.

“Kami atas nama Jasa Raharja turut berduka cita mendalam atas musibah ini. Semoga Nak Hani yang meninggal dunia diterima iman dan Islamnya. Insya Allah,” ungkap Harry. (*)

Print Friendly, PDF & Email