Sumringah, Wajah Penerima Bansos Provinsi di Desa Bojonglongok

oleh -
Sekretaris Desa Bojonglongok, Ahmad Rifai secara simbolis menyerahkan bansos provinsi kepada penerima disaksikan Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.

Wartawan Joko Samudro

Para penerima bantuan sosial (bansos) dari Pemprov Jabar tahap I tahun 2020 di Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi menunjukkan wajah sumringah ketika menerima bantuan tersebut. Mereka merupakan bagian dari warga yang namanya tidak tercantum pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau non-DTKS.

banner 970x90

Pembagian bansos provinsi itu digelar di halaman Balai Desa Bojonglongok, Rabu (17/6/2020). Para penerima bansos berasal dari kalangan warga terdampak Covid-19 yang belum menerima bantuan dari program lainnya. Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) bansos provinsi di Desa Bojonglongok sebanyak 260 KPM.

Warga yang kebagian bansos tersebut merasa terbantu dengan adanya bansos provinsi. Selama wabah Covid-19, sebagian dari warga Desa Bojonglongok kehilangan mata pencaharian dan pendapatan. Karena itu para penerima bansos sangat gembira dan ceria ketika menerima bansos tersebut.

“Kami bahagia sekaligus bersyukur atas bantuan sosial yang kami terima ini. Adanya bantuan ini dapat meringankan hidup kami,” kata salah seorang penerima bansos provinsi di halaman Balai Desa Bojonglongok. 

Para penerima bantuan menerima bansos dalam bentuk sembako senilai Rp350 ribu dan uang tunai sebesar Rp150 ribu. Total bansos tersebut mencapai Rp500 ribu untuk tiap penerima.

Untuk bahan pangan senilai Rp350 ribu, rinciannya terdiri dari beras 10 kilogram, makanan kaleng 4 buah, gula 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, vitamin C 1 paket, mie instan 16 bungkus, dan telur 1/2 kilogram.

Kepala Desa Bojonglongok, Didim Syaripudin, di sela-sela penyaluran bansos provinsi menjelaskan, para penerima bantuan tidak terdaftar sebagai penerima untuk bantuan jenis lainnya dari pusat, kabupaten, dan desa. Padahal mereka termasuk kelompok warga yang ikut terdampak wabah Covid-19.

“Karena itu nama mereka dimasukkan ke dalam daftar penerima bansos provinsi,” kata Didim. 

Kegiatan pembagian bansos itu mendapat pengawalan dan monitoring oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bojonglongok.

“Alhamdulillah akhirnya bansos dari provinsi bagi warga non-DTKS ini dapat terealisasi. Pelaksanaan pembagiannya dapat berjalan dengan lancar dalam situasi yang kondusif. Bansos itu tepat sasaran,” ungkap Didim. (*)

Print Friendly, PDF & Email