Gunungparang Bersiap Raih Posisi Juara Lomba Kelurahan Tingkat Jabar

oleh -
Lurah Gunungprang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Qori Qornaen menjelaskan program dan inovasi andalan di depan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi pada simulasi penilaian tiga besar lomba kelurahan tingkat provinsi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi bersiap-siap untuk mengikuti babak final setelah masuk tiga besar dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat Tahun 2019. Pada Selasa (18/6/2019) ini, Lurah Gunungparang, Qori Qornaen akan melakukan ekspos program andalan di depan tim penilai di Bandung. 

banner 970x90

“Alhamdulillah Kelurahan Gunungparang terpilih menjadi peserta terbaik pada lomba kelurahan di tingkat Kota Sukabumi. Sekarang kelurahan kami masuk tiga besar tingkat provinsi,” kata Qori saat ditemui wartawan, Senin (17/6/2019).

Sebelumnya Qori maju pada lomba tingkat wilayah II Bogor pada bulan Mei 2019 lalu. Kelurahan Gunungparang telah melewati berbagai tahap penilaian, baik  administrasi dan wawancara seputar pemerintahan, pemberdayaan, dan kemasyarakatan. Hasilnya kelurahan ini menjadi peserta terbaik di wilayah Bogor.

“Setelah itu tim dari provinsi datang ke Kota Sukabumi untuk melakukan recheking terhadap penilaian di Bogor sesuai tidak dengan kondisi di lapangan,” ujar Qori.

Penilaian oleh provinsi difokuskan pada inovasi kelurahan yang diajukan pada saat seleksi pertama di Bogor yang dalam hal ini Kelurahan Gunungparang mengajukan tiga inovasi yaitu Kadomu, Wajar, dan Kampung Kreatif. Setelah lolos tahap klarifikasi lapangan, provinsi menetapkan tiga besar untuk lomba kelurahan dan lomba desa.

“Materi penilaian lomba meliputi segi administrasi dan potensi kelurahan. Kami telah melewati tahapan-tahapan yang diawali dengan seleksi tingkat Kota Sukabumi pada bulan April lalu,” jelas dia.

Inovasi pertama yang diajukan Kelurahan Gunungparang adalah Kadomu Sweet Seventeen berupa pemberian kartu dokumen kependudukan kepada remaja yang memasuki umur 17 tahun. Kantor Kelurahan akan menyampaikan undangan kepada para remaja untuk perekaman data E-KTP yang dilaksanakan 10 hari sebelum mereka berulang tahun ke-17.

Selanjutnya inovasi kedua bernama Wajar yang merupakan singkatan dari Warung Jajanan Rakyat. Warung yang terletak di pojok ruang tunggu Kantor Kelurahan Gunungparang tersebut merupakan bentuk perhatian kelurahan kepada pelaku UMKM untuk promosi dan penjualan produk.

“Kami fasilitasi semua produk UMKM tidak hanya di warung ruang tunggu, tetapi juga kami simpan di beberapa minimarket dan supermarket yang ada di wilayah Kecamatan Cikole,” jelas Qori.

Adapun inovasi ketiga bernama Kampung Kreatif lokasinya terdapat di RW 08 sebagai sarana penyalur bakat, hobi, dan kreativitas warga.

Kelurahan Gunungparang masuk tiga besar lomba kelurahan tingkat Jabar tahun 2019 bersama Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok dan Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.

Untuk lomba desa, tiga besar yang masuk final terdiri dari Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung; Desa Ujung Gebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu; dan Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. (*)

Print Friendly, PDF & Email