Dana Desa Cair, Pemdes Pondokkasotengah Langsung Salurkan BLT

oleh -
Pembagian BLT dari Dana Desa di Balai Desa Pondokkasotengah berjalan aman dan lancar.

Wartawan Nanang Setiana

Gerak cepat Pemdes Pondokkasotengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi dalam menyalurkan BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang bersumber dari Dana Desa (DD) patut diacungi jempol. Desa ini langsung menyalurkan BLT untuk warga terdampak Covid-19 tidak lama setelah DD cair.

banner 970x90

Penyaluran BLT tersebut dilaksanakan di Balai Desa Pondokkasotengah, Minggu (17/5/2020). Dana bantuan tersebut diberikan kepada 168 keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19 dan tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dari pemerintah.

Pemdes Pondokkasotengah yang menyisihkan anggaran untuk BLT sebesar 30 persen dari DD tahun 2020. Untukdapat mengambil BLT, para penerima bantuan harus membawa KK, KTP, dan surat undangan yang mereka terima dari ketua RT masing-masing.

“Masing-masing penerima mendapat bantuan sebesar Rp600 ribu tiap bulan untuk jangka waktu tiga bulan,” kata Kepala Desa Pondokkasotengah, Agun Gunawan ditemui di tengah kesibukan pembagian BLT desa.

Alhamdulillah, hampir semua penerima hadir di Aula Balai Desa Pondokkasotengah untuk menerima haknya sebagai warga yang terdampak Covid-19, ujar kades

Di tempat yang sama, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pondokkasotengah, Endang Sunandi mengatakan, total anggaran yang dialokasikan untuk BLT desa sebesar Rp302.400.000. Dana tersebut seluruhnya bsersumber dari DD untuk penyaluran tiga bulan yaitu Mei, Juni, dan Juli.

Salah seorang penerima BLT, Fatma  warga Kampung Bojongpari RT 01 RW 03 Desa Pondokkasotengah tidak dapat menutupi kegembiraannya setelah menerima dana bantuan tersebut. Dia mengatakan, dana yang diterimanya akan digunakan untuk menutup biaya keperluan sehari-hari.  

“Saya terima bantuan ini dengan penuh rasa syukur. Atas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kades Agun yang telah memperjuangkan saya sampai bisa mendapatkan bantuan BLT dari dana desa,” ujar Fatma

“Kami akan menggunakan uang ini dengan hati-hati hanya untuk belanja yang benar-benar penting,” tambahnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email