Proyek Jalan Sinagar-Ciganas Dilelang Minggu Depan

oleh -
Mobil ambulans milik Pemdes Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi yang membawa pasien melahirkan mengalami kesulitan saat melewati jalan Sinagar-Ciganas karena terhalang batu-batu berukuran besar.

Wartawan Usep Mulyana (KOWASI)

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi bersiap-siap akan melaksanakan pembangunan ruas jalan Sinagar-Ciganas yang menghubungkan Desa Nagrak Utara di Kecamatan Nagrak dengan wilayah Kecamatan Ciambar.  Dalam waktu dekat sekitar minggu depan, proyek pembangunan jalan tersebut sudah memasuki tahap lelang.

banner 970x90

“Jalan Sinagar-Ciganas memang masuk ke dalam skala prioritas untuk dibangun. Namun masyarakat harus tahu bahwa ada proses dan tahapan yang harus ditempuh dalam penggunaan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut,” kata Kepala DPU Kabupaten Sukabumi, Asep Japar kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Sebelumnya, ujar Asep,  jalan sepanjang 5 kilometer tersebut berstatus sebagai jalan desa. Sejak awal 2017, statusnya menjadi jalan kabupaten. Setelah status jalan berubah, perbaikan dan peningkatannya menjadi tanggung jawab Pemkab Sukabumi.

“Kami mohon warga dan pengguna jalan mengerti dan sabar dengan proses perbaikan jalan tersebut. Minggu depan pekerjaan perbaikan jalan Sinagar-Ciganas itu dilelang,” kata Asep.

Ruas jalan Sinagar-Ciganas kondisinya berbatu-batu. Karena ukuran batunya besar-besar, jalan tersebut sulit dilalui kendaraan bermotor, terutama mobil. Kondisi jalan yang rusak itu menghambat aktivitas warga. Beberapa waktu lalu di ruas jalan tersebut ada mobil ambulans yang didorong oleh warga karena rodanya sulit melewati batu-batu yang besar.

Kepala Desa Nagrak Utara, Basroh Ramdansyah menyampaikan, sampai sekarang belum ada proyek peningkatan dari pemerintah pada jalan penghubung Sinagar-Ciganas. Padahal, jalan tersebut telah direncanakan sebagai jalur alternatif.  

“Tapi sampai saat ini belum ada realisasi perbaikan jalan tersebut. Tadi ada warga yang akan melahirkan saat dibawa mobil ambulans agak kesulitan melewati jalan itu,” ungkap Basroh. (*)

Print Friendly, PDF & Email