Wali Kota dan Keluarga Mencoblos di TPS 38 Lembursitu

oleh -
Wali Kota Sukabumi menerima surat suara setelah mengantre bersama para pemilik suaranya lainnya di TPS 38 Kelurahan Lembusitu.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi beserta keluarga besarnya memberikan hak suaranya di TPS 38, Kampung Tegallega RW 19, Kelurahan Lembursitu,  Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi pada Hari H Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019). Dia datang bersama isteri tercintanya Fitri Nurhayati serta anak lelaki pertamanya Nabil Akmaludin dan mertua, Abdul Fatah.

banner 970x90

Sekira pukul 09.00 WIB, keluarga Fahmi telah menunaikan hak politiknya di TPS tersebut. Sebelum meninggalkan TPS, Fahmi sempat memberikan keterangan kepada para wartawan.

Dia mengatakan dirinya mengharapkan  pemilu bisa berjalan dengan lancar dan kondusif sehingga pesta demokrasi yang sesungguhnya bisa benar-benar dirasakan manfaat dan hikmahnya oleh seluruh masyarakat. 

Wali kota juga memastikan kondisi di Kota Sukabumi dalam keadaan kondusif. Dua hari yang lalu dirinya bersama unsur Muspida Kota Sukabumi melakukan pengecekan ke KPU dan TPS menyangkut kesiapan logistik maupun kesiapan aparat keamanan. 

“Insya Allah tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan yang dapat mengganggu jalannya pemilu. Saya bersama unsur muspida sudah mengecek situasi dan kondisi serta kesiapan penyelenggara dan petugas keamanan hingga  tadi malam untuk memastikan semua persiapan. Semuanya siap, tidak ada kendala,” kata Fahmi.

Pada bagian lain wali kota menegaskan, Muspida Kota Sukabumi sudah menyepakati tidak ada euforia untuk merayakan kemenangan, baik untuk Pilpres maupun Pileg. Semua pihak, kata dia, harus menunggu hasil resmi penghitungan suara dari KPU sebagai lembaga resmi yang berwenang mengumumkan hasil pemilu. 

“Kepada tim sukses, baik Pilpres maupun Pileg,  kami sudah meminta mereka untuk tidak menggelar euforia kemenangan,” ujar Fahmi.

Selanjutnya kepala daerah menjelaskan, tingkat partisipasi pemilih di wilayah Kota Sukabumi pada Pilkada lalu mencapai 70 persen,  sedangkan target untuk Pemilu 2019 ditetapkan sebesar 80 persen. Untuk Pemilu 2019, penyelenggara memberikan berbagai kemudahan kepada masyarakat antara lain bagi kalangan tunanetra disediakan template. (*)

Print Friendly, PDF & Email