Gugus Tugas Covid-19 Kesulitan Pantau Pergerakan Orang

oleh -
Kerumunan warga masih sering terjadi, menunjukkan rendahnya kesadaran warga terhadap aturan protokol kesehatan.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi mengalami kesulitan untuk memantau dan mengawasi pergerakan orang, khususnya dari luar daerah. Sebabnya gugus tugas di tingkat kota tidak mempunyai aparat dan petugas yang bisa bersiaga 24 jam untuk melihat dinamika pergeseran penduduk hingga tingkat bawah.

banner 970x90

“Karena itu dalam tugas ini kami mempercayakan kepada gusus tugas tingkat RT dan RW. Mereka melihat langsung pergerakan orang di wilayah tugasnya masing-masing,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Wahyu Handriana kepada wartawan, Kamis (16/7/2020).

Menurut Wahyu, peran gugus tugas tingkat RT dan RW sangat strategis dan vital dalam memantau pergerakan orang. Merekalah yang paling mengetahui perkembangan dan dinamika penduduk di lingkungannya.  

“Untuk mengantisipasi pergerakan orang dari luar daerah terutama dari zona merah yang masuk ke wilayah Kota Sukabumi, kami butuh peran gugus tugas  tingkat RT dan RW. Untuk itu kami telah berkirim surat kepada kepada para ketua RT dan RW,” ujar Wahyu.

Dalam surat itu ditegaskan, gugus tugas RT dan RW agar selalu waspada dalam memantau pergerakan atau kedatangan orang, baik warganya maupun orang dari luar daerah.  Mereka harus mendata penduduknya yang bepergian ke luar daerah dalam jangka waktu yang cukup lama.

“Nanti secara rutin mereka melaporkan pergerakan penduduk tersebut kepada kami. Berdasarkan laporan dari bawah, kami akan mengambil langkah-langkah dan membuat kebijakan,” tutur Wahyu.

Kedatangan orang dari luar daerah, terutama zona merah, lanjut dia, sangat rentan menjadi penyebaran Virus Corona. Gugus tugas harus proaktif dalam mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 yang bersumber dari perjalanan warga.

Bersamaan dengan itu sosialisasi penerapan protokol kesehatan ke masyarakat terus gencar dilakukan oleh jajaran gugus tugas Kota Sukabumi. Berdasarkan laporan dari para petugas di lapangan, lanjut Wahyu, masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker dan terjadi kerumunan warga  di berbagai lokasi.

“Kesadaran masyarakat terhadap aturan protokol kesehatan masih harus terus diingatkan. Jangan sampai mereka berpikir bahwa ketika masuk zona hijau, kita  terbebas dari ancaman penyebaran Covid-19,” ungkapnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email