Desa Pasirsuren Ketiban Berkah Proyek Sanitasi Massal

oleh -
Pembangunan toliet dan septic tank komunal di Kampung Cihurang, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu mendapat kunjungan minitoring dari aktivis penggeras PHBS.

Wartawan M. Ridwan  

Puluhan Kepala keluarga (KK) di Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi menikmati proyek sanitasi massal berupa pembuatan toilet dan septic tank individual dan septic komunal.

banner 970x90

Dengan adanya proyek tersebut, rumah tangga yang asalnya tidak memiliki sarana sanitasi dan kebersihan menjadi punya toilet dan septic tank di rumahnya masing-masing. Proyek tersebut dilaksanakan di Kampung Cihurang RT 11 RW 09 Desa Pasirsuren.

Kepala Desa Pasirsuren. M. Enyang Jaelani menjelaskan, proyek tersebut sangat berarti bagi warga Kampung Cihurang karena sebagian besar dari mereka belum memiliki toilet dan septci tank. Warga terbiasa buang air besar di sembarang tempat.

“Proyek ini akan mendorong masyarakat untuk menerapkan prinsip-prinsip perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS. Warga tidak akan lagi buang air besar secara sembarangan,” kata Enyang.

Jumlah KK yang menerima manfaat dari proyek tersebut mencapai 37 KK yang meliputi 131 jiwa. Para penerima manfaat merupakan keluarga yang tidak memiliki toilet dan septic tank.

Proyek ini dibiayai oleh pemerintah pusat dengan anggaran sebesar Rp350 juta pada Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya Provinsi Jawa Barat Tahun 2020. Nama kegiatannya pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) Setempat.   

“Program ini sangat berarti bagi masyarakat karena akan menghilangkan kebiasaan buruk mereka dalam buang air besar,” tutur kades.  

Salah seorang warga Kampung Cihurang yang menerima manfaat program mengatakan, dirinya sangat bahagia mendapatkan jatah pembangunan toilet dan septic tank tersebut. Dia terbiasa melakukan buang air besar di kubangan yang terletak di belakang rumah.  

“Dari arah kubangan itu sering muncul bau yang tidak sedap. Kalau sudah punya toilet dan septic tank, keluarga saya akan terbiasa dengan hidup sehat dan bersih, tidak akan sembarangan buang air besar,” ujarnya.

Saat ini tahap pekerjaan baru sampai penggalian lubang untuk toilet dan septic tank. Kegiatan pembangunan SPALD itu dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat melalui Kelompol Swadaya Masyarakat Pasirsuren. (*)

Print Friendly, PDF & Email