Bea Cukai Bahas Peningkatan Investasi dan Ekspor

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (kanan) berbincang-bincang ringan dengan tamunya dari Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe A Bogor sebelum menggelar pembahasan seputar peningkatan investasi dan ekspor di Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Usep Mulyana (KOWASI)

Rombongan pimpinan dan staf Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe A Bogor membahas peningkatan investasi dan ekspor bersama Bupati Sukabumi dan jajaran di Pendopo Sukabumi. Pada pembahasan itu, Kepala KPPBC Bogor, M. Saipudin memaparkan peluang-peluang investasi melalui pengembangan kawasan binsis. 

banner 720x90

“Di Kabupaten Sukabumi banyak kawasan industri berikat yang sebagian besar produknya diekspor. Kami memungut bea ekspor dari kawasan ini,” kata Saipudin saat dialog dengan jajaran Pemkab Sukabumi yang dilangsungkan pada Rabu (15/5/2019).

Ke depan, di Kabupaten Sukabumi akan dikembangkan pusat logistik berikat dengan nilai investasi yang cukup besar. Kehadiran kawasan berikat ini dapat menambah pendapatan negara dari bea ekspor dan pajak.

“Bea cukai memungut PPn, PPh, dan cukai untuk barang impor. Sekarang kawasan berikat yang banyak di Kabupaten Sukabumi juga termasuk objek yang kami pungut bea dan cukainya untuk produk tertentu. Nanti ada  pusat logistik berikat yang juga berkaitan dengan tugas kami,” ujar dia.

Tujuan kunjungan rombongan KPPBC tersebut, lanjut Saipudin, adalah untuk menajamkan pembahasan peningkatan investasi dan mendorong pengembangan ekspor dari Kabupaten Sukabumi. 

Di tempat yang sama, Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengatakan,  isu strategis terkait pengembangan pusat logistik berikat yang disampaikan oleh pihak Ditjen Bea dan Cukai sudah lama menjadi bahan kajian Pemkab Sukabumi. Diharapkannya terobosan yang diambil Ditjen Bea dan Cukai bisa  mendongkrak tingkat dan laju perekonomian masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

banner 720x90

“Seperti kita ketahui potensi bisnis yang berorientasi ekspor dari Kabupaten Sukabumi cukup besar. Untuk menggali potensi tersebut tinggal penanganannya yang harus dikembangkan,” ujar Marwan.

Pada pertemuan itu tampak hadir para kepala perangkat daerah antara lain  Kepala Bappeda, Kepala Bapenda, Kadis Dagkop UKM, Kadis Kominfosan, Kabag HPA, dan unsur Sat Pol PP Kabupaten Sukabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email