Kapolda dan Pangdam Pantau Kesiapan Pemilu di Kota Sukabumi

oleh -
Kapolda Jabar, Irjen Pol. Drs Agung Budi Maryoto, M.Si. bersama Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Tri Soewandono dan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi serta Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan dan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami saat menerima penghormatan pasukan di Posko Pengamanan Terpadu Pemilu 2019 di Gedung Juang 45.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Kapolda Jabar,  Irjen Pol. Drs Agung Budi Maryoto, M.Si. bersama Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Tri Soewandono memantau perkembangan situasi menjelang Hari H Pemilu 2019 ke Kota Sukabumi, Selasa (16/4/2019) siang. Kunjungan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa di Palabuhanratu pada pagi harinya.

banner 720x90

Rombongan kedua petinggi polisi dan militer di Jawa Barat itu menaiki helikopter yang mendarat di Lapangan Setukpa Lemdik Polri. Para perwira tinggi berbintang dua di pundaknya itu disambut oleh  Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro; Wali Kota Sukabumi,  H. Achmad Fahmi; Wakil Wali Kota,  Andri Setiawan Hamami; dan Bupati Sukabumi,  H. Marwan Hamami.

Selanjutnya dalam rombongan para pejabat, Agung dan Tri menuju Posko Pengamanan Terpadu Pemilu 2019 di Gedung Juang 45. Dari gedung yang terletak di seberang Lapang Merdeka itu, Kapolda dan Pangdam mendatangi TPS di Sekolah Mardi Yuana dan Poskamling di Jalan Cikiray di Kelurahan Kebonjati,  Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

“Kami melakukan roadshow sejak beberapa hari yang lalu bersama Pangdam. Dalam kegiatan ini kami mengontrol langsung kesiapan petugas di lapangan agar seluruh jajaran dalam keadaan siap untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Agung.

Dari Kota Sukabumi, Agung dan Tri akan memantau situasi dan kondisi di wilayah Kabupaten Cianjur. Tujuannya sama yakni mengecek kesiapan personel TNI dan Polri dalam menjalankan tugas pengamanan Pemilu 2019.

“Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa kehadiran TNI dan Polri adalah untuk menjamin rasa aman dalam konteks pengaman Pemilu 2019,” katanya.

banner 720x90

Seluruh Polres dan Kodim di Provinsi Jawa Barat, lanjut Kapolda, sudah bersinergi dengan baik. Pada intinya, kata dia, sebagai aparat penegak hukum dan keamanan, Polri tidak boleh underestimate terhadap situasi yang berkembang. Sekecil apapun gangguan yang muncul, itu harus segera dicarikan problem solvingnya agar tidak meluas. 

“Saya sangat yakin dan percaya. Pengalaman pada saat Pilkada yang lalu masyarakat Jawa Barat sangat religius, agamis, dan santun. Alhamdulilah semua berjalan aman dan Insya Allah dengan kebersamaan dan sinergitas TNI-Polri serta seluruh aparatur Pemda dan masyarakat, Jawa Barat akan aman,” tambah Kapolda.

Dalam pengamanan Pemilu 2019, Polda Jabar mengerahkan 25.437 personel dan Kodam III Siliwangi mengerahkan 10.250 personel. (*)

Print Friendly, PDF & Email