Gelar Bukan Segalanya, Tapi Dapat Menunjang Keberhasilan Kades

oleh -
Asep Sukirman

Wartawan Usep Mulyana

Gelar akademik memang penting, tapi bukan segalanya bagi seorang yang akan menjadi kepala desa (kades). Latar belakang pendidikan tinggi tersebut dapat membantu kades dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi masyarakat dan negara. Berbekal gelar akademik dan ilmu yang dimilikinya, seorang kades dapat memiliki kesempatan untuk mengabdi atau menjalankan tugasnya dengan lebih baik.

banner 970x90

Demikian disampaikan Asep Sukirman, S.Ag. yang saat ini tercatat sebagai salah satu bakal calon (balon) kades di Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi ketika dihubungi wartawan, Minggu (15/9/2019). Sesuai perkembangan dan tuntutan zaman, pendidikan tinggi dapat menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi seorang kades.

“Biasanya orang yang pernah menuntut ilmu di perguruan tinggi memiliki pengalaman berorganisasi dan memperoleh pengetahuan dari proses kuliah di kampus. Para mahasiswa juga terbiasa membuat rencana kerja untuk berbagai bidang berdasarkan konsep yang berkembang di masyarakat,” ujar Asep.

Pengalaman, ilmu, dan wawasan yang diperoleh di lingkungan kampus, lanjut dia, sangat relevan dengan pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk bagi kades. Saat ini, kades dituntut untuk memiliki wawasan, inovasi, dan kreativitas sesuai dengan perkembangan peraturan pemerintahan dan dinamika masyarakat.

Asep sendiri merupakan lulusan STAI Almasthuriyah tahun 1998. Dia menamatkan  sekolah dasar di SDN 3 Dayeuhluhur  Kota Sukabumi tahun 1986, MTs YLPI Tegallega Kota Sukabumi tahun 1989, dan MAN Baros yang diselesaikannya tahun 1992. (*)

Print Friendly, PDF & Email