Gebyar Muharam, Pemuda Masjid Cijayeng Berbagi Santunan

oleh -
Kades Mekarjaya Uday Supriadi dan Bhabinkamtibmas Desa Mekarjaya Bripka Udin turut menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu pada kegiatan Gebyar Muharam 1441 Hijriyah di Masjid Nurul Ikhlas, Kampung Cijayeng.

Wartawan Usep Mulyana

Pemuda Masjid Nurul Ikhlas di Kampung Cijayeng atau Kampung Pangkalan I RT 06 RW 02, Desa Mekarjaya,  Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi menggelar Gebyar Muharam 1441 Hijriyah, Minggu (15/9/2019). Pada kegiatan itu para pemuda membagikan santunan untuk yatim piatu, kaum dhuafa, serta guru ngaji dan ustadz madrasah.

banner 970x90

Ketua Panitia Asep Awaludin menjelaskan, Gebyar Muharam tahun ini merupakan yang ke-8 kalinya. Sebelumnya, kegiatan dilaksanakan di dalam masjid. Sekarang panitia telah mampu menyelenggarakannya di atas panggung yang dilengkapi sound system dengan power yang kuat.  

“Syiarnya jadi lebih luas. Kemajuan ini dapat terwujud berkat adanya partisipasi yang makin tinggi dari para pemuda dan masyarakat,” kata Asep ketika ditemui wartawan di tempat acara.

Pada kegiatan ibadah itu, kelompok warga yang diberi santunan terdiri dari anak yatim piatu sebanyak 270 orang,  kaum dhuafa 60 orang, dan asatidz sebanyak 17 orang. 

Untuk menunjang kegiatan, para donatur menyumbangkan hartanya dengan total dana yang terkumpul mencapai Rp23 juta.  Panitia juga menggalang dana melalui sumbangan dari komunitas motor dan penjualan machandise berupa kaos. Kaos seharga Rp25 ribu dijual Rp75 ribu dan keuntungannya dipakai untuk tambahan dana.  

Ditemui di tempat acara, Kepala Desa Mekarjaya Uday Supriadi mengatakan,  kegiatan seperti dilakukan Pemuda Masjid Nurul Ikhlas harus dipertahankan, kalau bisa ditingkatkan. Kegiatan ini memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi.  

“Gebyar Muharam yang disertai pembagian santunan ini seluruhnya bernilai ibadah. Apapun bentuk materi yang diberikan,  itu akan bermanfaat dunia dan akhirat, baik bagi pemberi maupun penerima satunan,” kata Uday.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Mekarjaya Bripka Udin dalam pidatonya mengupas Pilkades serentak 17 November 2019 yang akan datang. Pilkades, kata dia, harus menjadi perekat persatuan dan kesatuan warga Desa Mekarjaya.

“Jangan sampai karena berbeda pilihan,  warga bermusuhan dan tidak bertegur sapa,” kata dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email