Pimpinan Dewan Merespon Positif Program Pemulihan Ekonomi

oleh -
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona (kedua dari kiri) ketika meninggalkan ruang rapat paripurna.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kota Sukabumi. Jona mengapresiasi langkah-langkah yang diambil pemkot Sukabumi untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian masyarakat.

banner 970x90

“Untuk memulihkan kondisi perekonomian butuh waktu kurang lebih enam bulan. Pemkot telah memulai langkah ini. Kami dukung pemulihan ini dan mendorong perekonomian agar terus bergerak,” kata Jona Arizona saat dihubungi wartawan via telepon seluler, Rabu (15/7/2020).

Selama wabah Covid-19, banyak pelaku usaha yang terkenda dampaknya. Kapasitas dan volume usaha di semua sektor mengalami penurunan yang drastis. Sebagian masih bisa bertahan, tetapi ada pula yang gulung tikar.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi ini mendukung upaya dan langkah Pemkot Sukabumi dalam membangkitkan perekonomian masyarakat. Dia mengharapkan, sektor-sektor usaha yang menyerap tenaga kerja banyak dapat segera bangkit seperti hotel, restoran, cafe, dan juga pasar tradisional.

“Agar upaya pemda itu efektif dalam pencapaian tujuannya diperlukan dukungan dari seluruh stakeholder. Kita mengharapkan perputaran roda ekonomi di Kota Sukabumi dapat berputar dengan normal. Pemda tidak bisa bergerak sendirian. DPRD siap mendukung langkah-langkah Pemda untuk program PEN,” ujarnya.

Dia menyebutkan perbankan harus menjadi garda terdepan dalam program PEN. Hendaknya  perbankan tetap setia melayani nasabah, terutama dari kalangan UMKM untuk menjadi fasilitator permodalan sekalipun sama-sama terdampak wabah Covid-19.

“Perbankan harus terlibat dalam program pemulihan ini. Bersinergi dengan Pemda dalam membantu para UMKM yang terkena dampak Covid-19,”ucapnya.

Jona juga mendorong Pemkot Sukabumi segera mencairkan dana bantuan untuk UMKM yang terkena dampak wabah Covid-19 dengan anggaran sekitar Rp300 juta. Walaupun besar bantuan itu tidak signifikan bagi upaya pemulihan ekonomi, setidaknya hal itu dapat membantu puluhan UMKM untuk bangkit dari keterpurukan. (*)

Print Friendly, PDF & Email