Di Mekarsari, Pembangunan Rel Ganda Masuki Tahap Pemberkasan

oleh -
Proses pemberkasan lahan yang diikuti penduduk Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang rumahnya terkena proyek pembangunan rel kereta api ganda Sukabumi-Bogor.

Wartawan Joko Samudro (SUROBOYO)

Pembangunan jalur ganda rel kereta api  Bogor-Sukabumi di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi sudah memasuki tahap sosialisasi serta pemberkasan lahan dan rumah yang terkena proyek. Nantinya setelah selesai pemberkasan, warga yang tinggal di lahan miliki PT KAI itu akan diberi uang kerohiman dari perusahaan.

banner 970x90

“Warga yang rumahnya di pinggir jalur rel kereta api harus pindah. Sekarang tahapan pembangunan jalur rel kerata api ganda di desa kami sudah memasuki tahap sosialisasi dan pemberkasan lahan,” kata Pjs Kepala Desa Mekarsari,  Junaedi, Senin (15/7/2019).

Sosialisasi dan pemberkasan, ujar Junaedi,  dilakukan agar warga mengetahui secara pasti dan jelas perihal dan seluk-beluk pembangunan rel kereta api ganda yang membentang dari Sukabumi sampai Bogor. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap angkutan umum yang dapat mempercepat pergerakan orang dan barang antara Sukabumi dan Bogor.

“Lahan yang akan dibebaskan berstatus sebagai milik PT Kereta Api Indonesia. Penduduk telah menempati lahan tersebut selama puluhan tahun. Karena statusnya milik negara, kepada warga yang harus pindah tidak diberi uang ganti rugi. Bentuk kebaikan yang diberikan oleh negara berupa uang kerohiman,” kata Junaedi.

Kades Mekarsari mengharapkan proses pemberkasan lahan dapat berjalan dengan lancar. Sejauh ini melihat kesiapan warga untuk datang ke tempat sosialisasi dan pemberkasan, menurut Junaedi, tahapan ini akan berjalan sesuai target, tanpa hambatan.

“Kelancaran dalam pemberkasan dapat mempercepat proses pembayaran uang kerohiman yang otomatis juga mempercepat relokasi penduduk dari pinggir jalur rel kereta api. Sampai sekarang belum ada hambatan yang berarti, semuanya berjalan dengan baik,” tutur kades.

Bagian lahan yang dijadikan lokasi penambahan jalur rel kereta api terletak di sebelah kanan menuju arah Bogor. Di petak Cicurug-Cigombong, proyek tersebut sudah ada yang selesai dan sebagian besar dalam persiapan pemasangan rel.

Di wilayah Mekarsari sekitar 184 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terletak di pinggir rel kereta api harus mengosongkan lahan yang ditempatinya. Sejak proyek jalur rel kereta api ganda dicanangkan, PT KAI, pemda, kantor kecamatan, dan pemerintah desa bahu-membahu dalam pembebasan lahannya. (*)

Print Friendly, PDF & Email