Pulang dari Bogor, Warga Benteng Jadi Pasien Positif Covid-19

oleh -
Data terkini perkembangan Covid-19 di Kota Sukabumi pada Jumat (15/5/2020).

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi positif mengidap Covid-19 setelah melakukan perjalanan singkat pergi pulang ke dan dari Bogor. Pria dewasa yang bekerja di Kota Hujan ini sudah masuk ruang perawatan RSUD R. Syamsudin, S.H. untuk menjalani isolasi.  

banner 970x90

Selain itu, keluarga pasien positif tersebut sudah diperiksa oleh tim kesehatan karena memiliki kontak intensif dengannya. Dari hasil pemeriksaan, hanya pria yang baru pulang dari Bogor itulah yang terbukti positif  terkena Covid-19.  

“Dari seluruh anggota keluarganya, hanya dia yang positif Covid-19. Istri dan anaknya tidak terpapar. Kondisi pasien tersebut baik-baik saja,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Wahyu Handriana kepada wartawan, Jumat (15/5/2020).

Karena jelas-jelas dia pulang dari Bogor yang masuk zona merah, ujar Wahyu, pria tersebut tidak terkait dengan institusi kenegaraan tertentu yang pernah diserang Virus Corona. Jadi, dia murni terkena Covid-19 karena kemasukan Virus Corona sewaktu berada di Bogor.

Dengan demikian, ditambah pria malang itu, jumlah pasien positif sampai dengan Jumat ini mencapai 58 orang atau bertambah satu orang dibandingkan Kamis kemarin. Dari jumlah itu sebanyak 31 orang, tentu saja termasuk laki-laki dari Benteng tersebut, masih dalam perawatan di ruang isolasi. Sementara 27 orang dinyatakan telah sembuh. Jumlah pasien yang sembuh bertambah satu orang dibandingkan jumlah pada Kamis.

“Jadi ketika laki-laki yang positif itu masuk rumah sakit, satu pasien dinyatakan sembuh,” jelas Wahyu.

Adapun jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) semuanya mencapai 39 orang, jumlahnya tetap. Untuk PDP yang masih diawasi berkurang 1 orang, tinggal 7 orang, sedangkan PDP yang selesai pengawasan bertambah 1 orang dari 31 menjadi 32 orang.

Untuk Orang dalam Pemantauan (ODP), jumlah seluruhnya 266 atau bertambah 1 orang dari jumlah pada hari Kamis. Dari jumlah ini, sebanyak 13 orang masih dipantau dan 253 orang selesai pemantauan. (*)

Print Friendly, PDF & Email