Bupati: Pariwisata Leading Sector Pembangunan

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (tengah) saat memimpin rapat dinas bulan April 2019 didampingi Wakil Bupati, H. Adjo Sardjono (kiri) dan Sekda H. Iyos Somantri.

Wartawan USEP MULYANA (Kowasi)

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengingatkan, ke depan sektor pariwisata akan menjadi leading sector dalam proses pembangunan daerah.  Berdasarkan analisis terhadap potensi wisata, sektor pariwisata merupakan sektor  potensial yang dapat berperan sebagai penggerak bagi sektor-sektor lainnya.

Pernyataan bupati disampaikan saat memimpin rapat dinas bulanan untuk putaran bulan April 2019 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (15/4/2019).

Pariwisata, kata bupati, tidak hanya berbicara tentang keindahan alam, di dalamnya terdapat berbagai kegiatan terpadu seperti pada agrowisata yang memadukan keindahan alam, pertanian, edukasi, dan rekreasi.

“Sehingga nanti dengan selesainya jalan tol Bocimi  sektor pariwisata bisa tumbuh pesat dan Kabupaten Sukabumi menjadi tujuan wisata atau investasi. Otomatis sektor-sektor lainnya akan bangkit,” ujar Marwan.

Terkait dengan hal itu, bupati meminta para kepala perangkat daerah dan camat untuk mengoptimalkan potensi daerah agar tercipta kemandirian. Marwan juga memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan pelayanan publik supaya bisa lebih maksimal. Sampai sekarang masih ada keluhan dari masyarakat soal masih lambannya pelayanan dari aparat pemda.

“Kasihan rakyat, hanya untuk mendapatkan pelayanan yang sederhana saja dipingpong ke sana ke mari. Banyak keluhan masyarakat masuk kepada saya. Tingkatkan kepekaan pada aparat setiap perangkat daerah agar bisa menangani masalah yang dihadapi rakyat dengan solusi yang cepat dan tepat,” kata dia.

Rapat dinas, lanjut bupati, diselenggarakan dalam rangka  mengevaluasi dan monitoring program dan pembangunan. Menurut Marwan, rapat bulanan sangat  penting bagi seluruh SKPD dalam rangka  mempercepat pembangunan sesuai kondisi  di lapangan, terlebih semua jajaran harus mencapai target pembangunan tahun 2020.

Selain itu bupati juga membahas banyaknya program pusat dan daerah yang tidak terkomunikasikan langsung kepada masyarakat. Salah satunya menyangkut keberadaan PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) yang gedungnya dibangun oleh pemerintah pusat di Cikembar dengan bangunan yang sangat megah.

“Kehadiran PLUT sangat luar biasa manfaatnya bagi daerah karena lembaga ini menyediakan pelatihan wirausaha bagi masyarakat,” ujar dia. 

Dalam menjalanjan tugas pokok dan fungsinya,  PLUT  menyediakan jasa non-finansial yang menyeluruh untuk koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM). Para konsultan di PLUT dapat memberikan konsultasi bisnis gratis di bidang produksi, pemasaran, akses ke sumber finansial, dan pengembangan SDM melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan.

Rapat bulanan dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, H. Adjo Sardjono, Sekda H. Iyos Somantri, dan para kepala perangkat daerah. Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi antar perangkat daerah dalam penyelesaian setiap masalah. (*)

Print Friendly, PDF & Email