PI Cibaraja Memperkuat Daya Saing Lewat Internet

oleh -
Kepala Seksi Penguatan Daya Saing dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, Tedi Koswara (kiri) bersama sahabat karibnya Dedi Batuaji, tokoh masyarakat Sukabumi asal Sukaraja.

Wartawan Usep Mulyana

Pengelola Pasar Ikan (PI) Cibaraja yang terletak di Desa Salajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi,  akan membenahi proses dan jalur pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informatika. Selama ini pemasaran dengan pola tatap muka antara pedagang dan konsumen dinilai sudah tidak efektif. 

banner 720x90

“Pengelola Pasar Ikan Cibaraja tengah mempertimbangkan membuat  website  untuk mempromosikan aneka jenis ikan dari pasar ini ke seluruh dunia,” kata Kepala Seksi Penguatan Daya Saing dan Peningkatan Nilai Tambah Produk pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, Tedi Koswara kepada wartawan di PI Cibaraja, Rabu (15/1/2020).

Dengan pemasaran lewat internet, ujar Tedi, masyarakat akan tertarik untuk mendatangi PI Cibaraja untuk membeli ikan yang merupakan hasil budi daya petani ikan setempat. Menurut Tedi, ikan asal Cibaraja dan sekitarnya memiliki kualitas yang tinggi. Website ini nantinya dapat diakses melalui aplikasi khusus di HP Android.

“Aplikasi ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang jenis dan harga ikan berikut pernak-pernik kegiatan usaha lainnya,” katanya. 

Tedi tidak menampik kenyataan bahwa aktivitas  perniagaan di PI Cibaraja sudah sampai pada titik nadir. Kebanyakan petani lebih memilih menjual langsung hasil ikannya kepada pembeli di kolam masing-masing ketimbang membawa hasil budi dayanya ke PI Cibaraja. 

“Dengan aplikasi khusus, calon pembeli dapat berkomunikasi dengan pemilik ikan langsung di kolam. Caranya lebih cepat dan uang langsung keterima seketika itu juga tanpa harus membayar kompensasi kepada pihak ketiga,” jelas dia.

Untuk memulihkan kejayaan PI Cibaraja seperti dulu, ujar Tedi, bukanlah perkara yang mudah setelah menjamurnya sistem penjualan online. Berbagai upaya akan dilakukan. Saat ini pengelola PI Cibaraja tengah merancang pola kemitraaan antara pemerintah,  petani, dan pemilik lapak ikan untuk menjadikan PI Cibaraja sebagai sentra edukasi.

“Setelah sentra edukasi ini berjalan, kami akan mengundang para pelajar dan kelompok remaja untuk melihat aktivitas perdagangan ikan,” kata Tedi.

Ditemui di tempat yang sama, tokoh masyarakat Kabupaten Sukabumi,  Dedi Batuaji menuturkan,  ada beberapa faktor mendasar yang menyebabkan kegiatan PI Cibaraja melempem seperti apem. Salah satunya pasokan air yang pas-pasan karena dari sumber air Gentong sampai PI Cibaraja, air sudah terbagi habis di jalan untuk kepentingan rumah tangga. 

Sebagai tokoh masyarakat yang peduli bidang perikanan, dia berpandangan, bupati Sukabumi harus turun tangan untuk meningkatkan kembali pamor PI Cibaraja.

“Pak Marwan pasti mengenal saya.  Lewat media ini,  saya mohon kepada beliau untuk segera merevitalisasi kembali PI Cibaraja. Beliau punya kapasitas dan integritas yang baik untuk menangani hal-hal seperti itu,” ujarnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email