Bupati Menjadi Tergugat, Pilkades Caringin ke Meja Hijau

oleh -
Proses mediasi perselisihan hasil Pilkades Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi mengalami jalan buntu.

Wartawan M. Ridwan Cangehgar

Perselisihan hasil Pilkades Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi yang tidak selesai dengan musyawarah dan mediasi akhirnya dibawa ke meja hijau. Upaya mediasi yang dipimpin hakim PN Cibadak, Soni Nugraha, S.H., M.H. menemui deadlock atau jalan buntu. 

banner 720x90

Setelah tiga kali mediasi deadlock, Rabu (15/1/2020), penggugat yang dalam hal ini salah satu calon Kades Caringin, Subyati Sofyana meneruskan perkara ke pengadilan untuk disidangkan di PN Cibadak.  Dalam gugatannya, Subyati yang diwakili kuasa hukumnya Drs. Makky Yulawan, S.H.. M.Si. mempermasalahkan penambahan waktu selama 30 menit di luar waktu yang telah ditetapkan.  

“Kami mengajukan gugatan atas perbuatan melawan hukum terhadap tergugat I yakni Panitia Pilkades Caringin yang telah menambahkan waktu 30 menit di luar waktu yang sudah disepakati kedua calon tanpa dibuat berita acara,” tutur Makky.

Setelah dalam tahap mediasi terjadi deadlock, lanjut dia, pihaknya akan terus maju ke persidangan. 

Subyati dan Makky menempatkan tiga pihak sebagai tergugat yaitu Ketua Panitia Pilkades Caringin, Ajat Setiawan sebagai tergugat I; Ketua BPD Caringin, Encep Nurjaman sebagai tergugat II, dan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami sebagai tergugat III.

Untuk menghadapi gugatan pada perkara itu, Marwan diwakili kuasa hukum Sunandar Pramono sebagai pengacara negara dari Kejari Kabupaten Sukabumi.

Rencananya pembacaan gugatan akan digelar pada Rabu, 22 Januari  2020. Sebelumnya Makky atas nama Subayati sempat melayangkan somasi kepada Bupati Sukabumi, namun tidak mendapatkan respon dari yang bersangkutan.

Untuk tergugat III, lanjut dia, bupati melalui jajarannya di tingkat kecamatan tidak dapat bertindak untuk menyelesaikan indikasi kecurangan pada Pilkades Caringin. Subyati menemukan dugaan kecurangan tekait daftar pemilih.   

Pilkades Caringin diikuti dua calon kades yakni Subyati Sofyana sebagai calon petahana dan H. Pidin. Kedua calon  bersaing ketat untuk memperebutkan suara dari masyarakat. Pemilihan dimenangi oleh Pidin dengan perolehan suara 1.993, sedangkan Subyati meraih 1.976 suara. Selisih peraihan suara kedua kandidat sangat tipis yakni 17 suara. (*)

Print Friendly, PDF & Email