Desa Caringin Kulon Bangun Infrastruktur untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

oleh -
Kepala Desa Caringin Kulon Alamsyah (tengah, pakai peci hitam), koordinator penyuluh pertanian, Suparto (paling kiri), dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kantor Kecamatan Caringin Priatman (ke-5 dari kanan) setelah pembukaan pelatihan kelompok tani se-Desa Caringin Kulon.

Wartawan Usep Mulyana

Desa Caringin Kulon membangun berbagai infrastruktur seperti jalan, tembok penahan tanah, dan irigasi bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani. Di desa yang terletak di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi itu, sebagian besar warganya menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Kepala Desa Caringin Kulon, Alamsyah setelah peresmian kegiatan  pelatihan dan peningkatan kapasitas kelompok tani di aula desa setempat,  Senin (14/10/2019). Saat ini, kata Alamsyah, kondisi infrastruktur di Caringin Kulon terus meningkat yang secara real memberikan kontribusi terhadap peningkatan hasil panen, khususnya padi.

“Adanya jalan yang mulus dapat mempercepat pengangkutan hasil panen. Sementara kehadiran irigasi yang bagus dapat menjamin pasokan air sehingga para petani bisa mengurangi resiko gagal panen. Hasil pertanian semakin meningkat dan perputaran uang pun lebih cepat,” kata dia.

Tujuan pelatihan yang diikuti para petani, lanjut dia, antara lain untuk mendorong para petani agar termotivasi dalam meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya seiring dengan semakin membaiknya sarana dan prasarana pendukung untuk sektor pertanian. Dari tahun ke tahun, Pemdes Caringin Kulon akan menganggarkan Dana Desa (DD) untuk membangun irigasi.

Tahun 2019, Pemdes Caringin Kulon mengalokasikan dana sebesar Rp43.505.000 dari DD tahap II untuk merenovasi Irigasi Citalaga. “Irigasi Citalaga merupakan penyangga utama untuk memenuhi kebutuhan air bagi sebagian besar warga Caringin Kulon,” kata Alamsyah.

Setelah diperbaiki, ujar dia, Irigasi Citalaga akan lebih kokoh dan kuat. Jadi, siapa pun nanti yang terpilih menjadi kepala desa di Caringin Kulon, dia akan mewarisi irigasi tersebut dalam keadaan ready untuk mengalirkan air,  baik di musim hujan maupun  kemarau.

“Ini Irigasi Citalaga dijamin kokoh, kuat, dan berfungsi dengan baik,” ujar Alamsyah.

Ditemui di tempat yang sama, koordinator penyuluh lapangan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Caringin, Suparto menjelaskan, kegiatan pelatihan bagi petani dilaksanakan untuk meningkatkan kekompakan dalam kepengurusan kelompok tani padi di Desa Caringin Kulon. Melalui pelatihan-pelatihan, para petani didorong untuk meningkatkan kesejahteraan petani dilihat dari sisi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“Untuk sektor pendidikan dan kesehatan, kondisinya sudah semakin membaik. Namun untuk perbaikan ekonomi masih relatif jalan di tempat,” ujar Suparto.  

Kenyataannya, hasil panen dari sawah hanya cukup untuk menutup biaya hidup sehari-hari. Tidak seperti dulu, dari hasil panen satu musim, para petani bisa membayar biaya sekolah sampai kuliah anak, beli sandang, bahkan untuk ongkos naik haji.  Sisanya juga masih cukup untuk makan sekeluarga sampai musim panen berikutnya, jelas Suparto. (*)

Print Friendly, PDF & Email