SDN Desa Cibima Tradisikan Shalat Dhuha Berjamaah

oleh -
Ratusan siswa SDN Desa Cibima mengikuti shalat sunah Dhuha berjamaah yang digelar setiap hari Jumat di halaman sekolah.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Ratusan siswa SDN Dewi Sartika Citra Bina Mandiri (Desa Cibima) melaksanakan sholat sunat Dhuha berjamaah di halaman sekolah, Jumat (13/9/2019). Mereka menegakkan ibadah menjelang siang itu secara berjamaah bersama para guru  siswa sebagai kegiatan rutin setiap Jumat pagi  sebelum dimulainya KBM (Kegiatan Belajar Mengajar).

banner 970x90

“Pada hari lainnya, kami menyarankan para siswa melaksanakan sholat sunat Dhuha di masjid sekolah secara munfarid,” kata guru Pendidikan Agama Islam SDN Desa Cibima, Sudrajat ketika ditemui setelah shalat sunat Dhuha berjamaah di halaman sekolah.

Kegiatan shalat Dhuha, ujar Sudrajat, merupakan rutinitas yang telah dilakukan sejak lama. Sesi pra-KBM tersebut, kata dia, merupakan salah satu pembelajaran rohani dan pembinaan karakter. Sebagai tambahannya, para siswa terbiasa dengan disiplin waktu dan memanjatkan doa kepada Allah SWT sebelum pelajaran di sekolah dimulai. Sudrajat telah melihat hasilnya positif di kalangan para siswa.

“Anak-anak menjadi terbiasa melaksanakan sholat Dhuha tanpa disuruh atau dikomando,” kata Sudrajat. 

Sebelum sholat sunat Dhuha dimulai, para siswa bersama guru melantunkan sholawat. Sambil menunggu siswa lainnya, mereka juga melantunkan kalimat-kalimat thayiban. Satu persatu siswa masuk ke dalam shaf bersama para guru. Setelah semua siswa dan guru berada di dalam jamaah, shalat sunat Dhuha pun dimulai.

“Beres sholat, kami menyampaikan kuliah tujuh menit atau kultum. Isi kultum selalu berubah tiap minggu, tujuannya untuk meningkatkan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” tutur dia.

Pada pekan ini, setelah kultum, untuk memanfaatkan momentum  bulan Muharam, SDN Desa Cibima memberikan santunan kepada 24 anak yatim yang dananya berasal dari para orang tua siswa. Dalam pemberian santunan ini, para orang tua menitipkan sedekah bagi anak yatim melalui sekolah.

“Pemberian santunan ini merupakan wujud kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua siswa. Melalui pemberian santunan, kami juga memberikan pembelajaran kepada para siswa agar peduli terhadap anak yatim,” ujarnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email